Penelitian ini memaparkan tentang peningkatan pembelajaran mengenal benda peninggalan sejarah dengan menggunakan field trip method bagi anak tunadaksa kelas IV. Permasalahan yang ditemukan peneliti di kelas IV SLB Negeri 1 Lubuk Sikaping adanya tiga orang anak tunadaksa yang berinsial M, R dan Y, dimana anak belum memahami materi pembelajaran mengenal benda peninggalan sejarah. Proses dalam pembelajaran guru menggunakan metode ceramah dan menggunakan media berupa kartu gambar yang diperlihatkan kepada anak. Penelitian ini memiliki tujuan untuk melihat proses pelaksanaan mengenalkan benda peninggalan sejarah dengan menggunakan field trip method dan melihat apakah dengan menggunakan field trip method dapat terjadinya peningkatan pembelajaran mengenal benda peninggalan sejarah kepada anak cerebral palsy. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas, penelitian terbagi menjadi dua siklus, yang setiap siklusnya terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Hasil penelitian ini dideskripsikan dalam bentuk narasi yang dilengkapi dengan grafik dari hasil peninggkatan pembelajaran mengenal benda peninggalan sejarah. pelaksanaan dalam siklus I anak memproleh hasil M 51%, R 62% dan Y 55%. Pelaksanaan dalam siklus II anak memperoleh hasil M 85%, R 89% dan Y 86%. Dari perolehan hasil dapat disimpulkan bahwa dapat terjadinya peningkatan pembelajaran mengenal benda peninggalan sejarah dengan menggunakan field trip method bagi anak tunadaksa.
Copyrights © 2022