SITEKIN: Jurnal Sains, Teknologi dan Industri
Vol 19, No 1 (2021): Desember 2021

Pendekatan Lean Six Sigma dalam Perbaikan dan Pengurangan Waste untuk Peningkatan Produktifitas pada Produksi Pipa Tubing di PT J

Akhmad Nidhomuz Zaman (Universitas Pembangunan Nasional Veteran jakarta)
merike widi safitri (Universitas Pembangunan Nasional Veteran jakarta)
rahmayanti wulandari (Universitas Pembangunan Nasional Veteran jakarta)
prama shandyasta mahindriya (Universitas Pembangunan Nasional Veteran jakarta)
alina cynthia dewi (Universitas Pembangunan Nasional Veteran jakarta)
muhamad as'adi (Universitas Pembangunan Nasional Veteran jakarta)
santika sari (Universitas Pembangunan Nasional Veteran jakarta)
fatma ayu nuning farida afiatna (Universitas Hasyim Asy’ari Jombang)



Article Info

Publish Date
20 Dec 2021

Abstract

Perusahan untuk tetap mempertahan pelanggan dan bersaing harus meningkatkan kepuasan dengan perbaikan kualitas produk serta peningkatan kinerja. Obyek penelitian adalah PT J manufaktur pipa OCTG berada di Batam. Permasalahan: pengendalian waste (contoh waste: proses pemotongan, pemindahan pipa dengan forklift, dll) serta kualitas produk OCTG (khususnya Tubing dan Pup Joint) di dalam proses produksi. Tujuan penelitian mengurangi / perbaikan waste pada proses produksi dan kualitas produk serta mengarahkan peningkatan produkstifikas produksi yang berkelanjutan. Metodologi pendekatan DMAIC: Define identifikasi dengan VSM dan PAM: Measure penetapan CTQ didapat jenis defect terbesar dan terkecil, Analyze pengolahan dan analisa dengan pendekatan LSS, Improve hasil analisa bobot waste terbesar, Control mengendalikan faktor penyebab serta melakukan penerapkan pengendalian pada setiap prosesnya. Hasil yang didapat: Perusahaan berada pada level 4 sigma, waste yang tertinggi pada waiting dan yang terkecil overproduction, LSS dapat meningkatkan produktivitas dan kinerja terutama pada perusahaan yang berkarakter proyek serta mengurangi tingkat waste dan memperbaiki untuk menjadi metode kerja yang efektif dan efisien. Dengan perbaikan pola dan kerja dapat mengurangi tingkat pergerakan yang dirasa NVA dengan beberapa contoh pada perbaikan: planning pola kerja penetapan jadwal maintanance mesin secara berkala, diusahakan ada update mesin baru dan alat potong untuk meningkatkan hasil yang baik, dan menambah jumlah karyawan pada bagian proses yang penting.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

sitekin

Publisher

Subject

Control & Systems Engineering Decision Sciences, Operations Research & Management Economics, Econometrics & Finance Industrial & Manufacturing Engineering Other

Description

Sesuai dengan standard ISO 45001 bahwa karyawan harus berpartisipasi dalam melakukan pencegahan kecelakaan. Untuk itu perusahaan telah menetapkan Program Hazob (Hazard Observation) untuk mengidentifikasi bahaya dan melakukan tindakan koreksinya. Penerapan Program Hazob masih dengan metode ...