Malaria merupakan masalah kesehatan masyarakat di separuh penduduk
dunia. Indonesia merupakan salah satu negara di dunia yang masih menghadapi
risiko penyakit malaria. Provinsi Gorontalo termasuk provinsi yang memiliki
angka kejadian malarianya cukup tinggi. Malaria di Provinsi Gorontalo
menduduki peringkat ke-4 dari 10 penyakit lainnya yang menonjol.
Wilayah kerja puskesmas Bongomeme merupakan salah satu kecamatan di
Kabupaten Gorontalo yang mempunyai wilayah yang endemis malaria. Sesuai
data yang didapatkan pada observasi awal kejadian malaria di wilayah kerja
Puskesmas bongomeme mengalami peningkatan setiap tahunnya. Berdasarkan
data dari Puskesmas Bongomeme penderita Malaria pada tahun 2009 sebanyak
89 orang, tahun 2010 sebanyak 135 orang, dan pada tahun 2011 sebanyak 486
orang. Untuk mengetahui karateristik penderita malaria di Puskesmas
Bongomeme Kabupaten Gorontalo Tahun 2009-2011.
Penelitian ini merupakan jenis penelitian Deskriptif Retrospektif, yang
bertujuan menggambarkan karakteristik umur, jenis kelamin, pekerjaan, waktu
kejadian dan tempat tinggal pada penderita malaria di wilayah kerja Puskesmas
Bongomeme. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik
Total Sampling, dengan jumlah sampel adalah 710 penderita .
Hasil dari penelitian ini menunjukkan penderita malaria terbanyak
berdasarkan umur yaitu pada golongan umur 15-53, jenis kelamin penderita
terbanyak pada perempuan, pekerjaan penderita terbanyak pada yang tidak
bekerja/IRT, sedangkan berdasarkan waktu kejadian terbanyak pada bulan
November, dan tempat kejadian terbanyak di Desa Upomela dan Desa
Bongohulawa.
Dengan melihat hasil penelitian dari variabel-variabel yang diteliti dapat
disimpulkan penderita malaria lebih banyak perempuan pada golongan umur 15-
53 tahun dan terbanyak kasus pada bulan November yaitu pada Desa Upomela
dan Desa Bongohulawa.
Kata kunci: Karateristik, Penderita, Malaria.
Copyrights © 2012