ETNOHISTORI: Jurnal Kebudayaan dan Kesejarahan
Vol 8, No 2 (2021)

SISTEM PERAWATAN KESEHATAN TRADISIONAL PADA MASA KEHAMILAN DAN PASCA MELAHIRKAN DI KABUPATEN HALMAHERA SELATAN

ELMA JAMAL (Prodi Antropologi Sosial, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Khairun)
SAFRUDIN AMIN (Prodi Antropologi Sosial, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Khairun)
BAHTIAR HAIRULAH (Prodi Antropologi Sosial, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Khairun)



Article Info

Publish Date
10 Oct 2021

Abstract

Masyarakat dan Kesehatan merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan, penggunaan perawatan tradisional dalam pemanfaatan sumber kekayan alam Indonesia perlu ditingkatkan dan dikembangkan untuk pelayanan kesehatan masyarakat. Artikel ini membahas tentang sistem perawatan kesehatan tradisional khususnya pada ibu hamil dan pasca melahirkan di desa Modayama kecamatan Kayoa Utara Kabupaten Halmahera Selatan. Penelitian ini menggunkan metode Kualitatif, Observasi, wawancara dengan empat informan yang mengetahui perawatan tradisional ibu hamil dan pasca melahirkan. Tujuan dan manfaat penelitian ini adalah untuk mengetahui alasan mengapa masyarakat Modayama masih menggunakan penggobatan tradisional dalam perawatan ibu hamil dan pasca melahirkan. Kedua, untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan perawatan ibu hamil dan pasca melahirkan. Studi ini diharapkan dapat bermanfaat khususnya bagi penulis dalam hal pengetahuan dan pemahaman perawatan ibu dan anak pasca melahirkan, pantangan dan sebab akibat yang terjadi. Nilai-nilai budaya yang terkandung dalam perawatan tradisional dapat bermanfaat untuk referensi bagi semua pihak khususnya dalam bidang Kesehatan. Kata Kunci : konsep sehat sakit, ibu hamil, pasca melahirkan, Kualitatif. 

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

etnohis

Publisher

Subject

Arts Humanities Education Environmental Science Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

Jurnal ETNOHISTORI adalah publikasi ilmiah yang diterbitkan dengan tujuan turut serta mengembangkan ilmu Antropologi dan ilmu Sejarah di Indonesia. Karena itu, Redaksi Jurnal ETNOHISTORI menerima karangan dalam kedua ranah disiplin ilmu tersebut. Karangan dapat bersifat ulasan teoritis, refleksi ...