Game adalah sesuatu yang popular di masyarakat, tetapi masih banyak paradigma bahwa game hanya lekat pada hiburan semata. Game memiliki banyak keuntungan kaitanya terhadap aktivitas layanan. Keterlibatan penuh siswa pada aktivitas layanan menjadi penentu besar dalam pencapaian luaran yang diharapkan. Game mampu membuat pemain berada dalam kondisi terebut dan masuk dalam dunia sendiri. Hal ini menjadi sebuah peluang bagi konselor untuk mamasukkan konten pendidikan atau layanan didalamnya. Strategi game based learning (GBL) merupakan solusi implementasi penggunaan game dalam pendekatan strategi layanan bimbingan dan konseling di sekolah. Konsep inti di balik ini adalah pengajaran melalui pengulangan, kegagalan, dan pencapaian tujuan. Siswa bekerja menjapai tujuan, memilih dan memahami Tindakan serta konsekuensi yang ada. Belajar sambal bermain dan merasakan situasi secara langsung menjadi orientasi pembelajaran aktif dalam GBL. Artikel ini dilakukan dengan metode studi kepustakaan atau kajian literatur untuk mengupas bagaimana implementsi dari strategi GBL dalam layanan bimbingan dan konseling khusunya pada komponen layanan dasar.
Copyrights © 2022