Remaja putri rentan terhadap anemia yang dapat disebabkan oleh asupan zat inhibitor dan konsumsi TTD. Zat inhibitor menghambat penyerapan zat besi, sedangkan konsumsi TTD membantu meningkatkan kadar hemoglobin. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara kebiasaan minum teh dan konsumsi TTD dengan anemia pada remaja putri. Desain penelitian adalah cross-sectional, dengan teknik cluster sampling terhadap remaja putri di Nabire dengan 41 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner melalui wawancara dan obervasi, dan dianalisis menggunakan uji statistik Chi-Square. Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara konsumsi TTD dan kebiasaan minum teh dengan anemia pada remaja putri, masing-masing p-value=0,04 dan 0,02. Perlu dilakukan intervensi yang tepat untuk meningkatkan pemahaman remaja putri dalam memperbaiki asupan makanan dan pentingnya konsumsi TTD dalam membantu mengatasi masalah anemia.Kata kunci: anemia, remaja putri, teh, TTD
Copyrights © 2022