Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemerolehan morfologis bahasa Jepang baik dalam bentuk kata, proses morfologis serta situasi yang melatar belakangi pemerolehan morfologis pada anak bilingual yang berusia 4,3 tahun dan 6,2 tahun. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskritif. Subjek penelitian adalah keluarga bilingual Jepang-Indonesia dan yang menjadi objek penelitian adalah Haru yang berusia 4 tahun 3 bulan dan Ataya 6 tahun 2 bulan. Hasil penelitian ini disimpulkan bahwa; Pemerolehan dan proses morfologis bahasa Jepang pada anak yang berusia 4,3 tahun (Haru) kata yang diproduksinya sudah bertambah banyak, walapun kebanyakan adalah morfem bebas, bisa mengunakan tiga atau lebih, terdapat proses morfologi, Sedangkan anak yang berusia 6 tahun 2 bulan (Ataya) perbendaharaan kata sudah semakin banyak, terdapat morfem bebas dan morfem terikat. Sudah bisa mengucapkan kalimat dengan sempurna, terdapat afiksasi.
Copyrights © 2022