Dalam setiap kegiatan wisata, terjadi interaksi sosial budaya antara wisatawan, pramuwisata, dan masyarakat setempat. Dalam interaksi tersebut, diperlukan sebuah pemahaman lintas budaya bagi ketiga pelaku wisata tersebut, terutama bagi mereka yang berasal dari latar belakang budaya berbeda karena setiap masyarakat memiliki corak budaya sendiri. Dalam kegiatan wisata, dipastikan terjadi interaksi lintas budaya mengingat pariwisata semakin lama semakin berkembang ke arah globalisasi. Mengingat bahwa terdapat budaya yang sama, hampir sama, berbeda bahkan bertentangan dengan budaya kita, maka pemahaman lintas budaya sangat diperlukan bagi para pelaku wisata. Pemahaman lintas budaya diperlukan bagi wisatawan, pramuwisata, dan masyarakat setempat dalam kegiatan wisata karena memberikan banyak manfaat dan dapat menghindari terjadinya gegar budaya karena perbedaan budaya akan selalu muncul baik dalam komunikasi, pelayanan, dan hubungan antar manusia.
Copyrights © 2009