SN-Biosper
Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya I Tahun 2019 ISBN: 978-602-9250-40-4

ISOLASI DAN IDENTIFIKASI Streptococcus mutans DAN Streptococcus sanguinis DARI KARET BRACKET GIGI DALAM MENENTUKAN PREVALENSI PEMBENTUKKAN PLAK

Mia Miranti (Departemen Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Padjadjaran)
Syahnaz Zun Nuraini Mauligita (Departemen Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Padjadjaran)
Aga Saputra Wijaya (Departemen Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Padjadjaran)



Article Info

Publish Date
21 Jun 2020

Abstract

Keberadaan bakteri Streptococcus sanguinis dan Streptococcus mutans dapat menunjukkan prevalensi pembentukkan plak gigi. Isolasi, identifikasi kedua isolat bakteri dan jumlah kedua bakteri tersebut dari karet bracket gigi yang telah dipasang selama satu minggu telah dilakukan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif eksplorasi. Sampel karet bracket gigi yang digunakan dalam penelitian ini telah dipasang di gigi selama satu minggu dan disimpan dalam larutan NaCl fisiologis 0,85%. Identifikasi awal untuk membedakan kedua bakteri tersebut adalah dengan pengamatan perbedaan warna dan ukuran koloni menggunakan medium spesifik Mutans Sanguins Agar (MSA). Identifikasi untuk membedakan isolat kedua bakteri tersebut digunakan uji gula melibiosa dan raffinosa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada dua koloni yang ditemukan tumbuh dalam medium MSA, masing-masing mempunyai morfologi koloni berwarna opak, berdiameter 0,5-1,0 mm, permukaannya kasar (S. sanguinis) dan morfologi koloni berwarna putih susu dengan diameter 2,0-3,0 mm dengan permukaan lebih halus (S. mutans).  Hasil pewarnaan Gram menunjukkan bahwa kedua isolat bakteri tersebut merupakan bakteri Gram Positif berbentuk streptococcus. Hasil uji gula melibiosa dan raffinosa menunjukkan bahwa isolat S.sanguinis dapat mereduksi gula melibiosa dan raffinosa sedangkan isolat S.mutans hanya dapat mereduksi melibiosa atau raffinosa saja. Prevalensi pembentukkan plak gigi dapat terjadi hanya satu minggu setelah karet bracket gigi dipasang. Hal ini ditunjukkan dengan jumlah S. sanguinis sebanyak 4,5 × 104 koloni/karet gigi lebih sedikit daripada jumlah S. mutans sebesar 28 × 104 koloni. Keberadaan bakteri S.sanguinis dan S. mutans yang telah dapat terdeteksi pada karet bracket gigi yang telah dipasang hanya dalam waktu satu minggu dapat menunjukkan bahwa prevalensi pembentukkan plak gigi telah dapat terdeteksi.

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

biosper

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Education

Description

Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN Biosper) merupakan kegiatan forum ilmiah yang diselenggarakan setiap tahun (annual) oleh Jurusan Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Siliwangi. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi jembatan untuk ...