Upaya pemanfaatan kulit singkong dapat menjadi salah satu alternatif untuk mengatasi pencemaran lingkungan dan sebagai upaya diversifikasi pangan dengan mengolahnya menjadi yogurt yang baik untuk kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui uji organoleptik dari yogurt kulit singkong. Penelitian ini dilakukan pada Agustus hingga Oktober 2020 di Laboratorium Kimia SMA Unggulan CT Foundation Deli Serdang. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian eksperimen murni yang didesain menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang disusun dengan 1 faktor yaitu kombinasi yogurt kulit singkong (Y): Y0 = 50% ekstrak kulit singkong + 50% starter Lactobacillus bulgaricus; Y1 = 60% ekstrak kulit singkong + 40% starter; Y2 = 70% ekstrak kulit singkong + 30% starter; dan Y3 = 80% ekstrak kulit singkong + 20% starter. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa angket untuk uji hedonik dengan skala likert berbentuk checklist untuk menguji tingkat kesukaan panelis. Berdasarkan hasil uji organoleptik dengan skala hedonik menunjukkan bahwa penilaian panelis terhadap produk yogurt kulit singkong memberikan pengaruh sangat nyata pada rasa, warna, dan aroma, namun memberikan pengaruh tidak nyata pada teksturnya. Perlakuan terbaik berdasarkan penilaian panelis adalah perlakuan Y2 yaitu 70% ekstrak kulit singkong + 30% starter pada rasa (4,45) dan aroma (4,50). Perlakuan terbaik pada warna (4,15) dan tekstur (4,25) pada perlakuan Y1 yaitu 60% ekstrak kulit singkong + 40% starter.
Copyrights © 2021