Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan di SMA se-Kabupaten Deli Serdang, dapat diketahui bahwa Sistem Imun merupakan salah satu materi yang sulit dipahami dan bersifat abstrak bagi peserta didik di kelas. Tingkat kemampuan berpikir kritis peserta didik juga sangat rendah dalam memahami materi tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kemampuan berpikir kritis peserta didik berdasarkan lokasi sekolah, jenis kelamin, dan indikator berpikir kritis; dan tingkat ketuntasan kemampuan berpikir kritis peserta didik pada Sistem Imun. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI-IPA di SMA se-Kabupaten Deli Serdang. Data dikumpul menggunakan instrumen tes kemampuan berpikir kritis dalam bentuk esai. Data dianalisis dengan statistik deskriptif. Dari hasil kemampuan berpikir kritis berdasarkan jenis kelamin diketahui bahwa siswa perempuan dengan skor 73,65 tidak berbeda nyata dengan siswa laki-laki dengan skor 72,48. Berdasarkan 10 indikator berpikir kritis, diketahui bahwa tingkat kemampuan berpikir kritis siswa dalam menginterpretasi memiliki nilai rerata tertinggi (80,58) di antara yang lainnya, sedangkan terendah pada penarikan kesimpulan (65,54). Berdasarkan tingkat ketuntasan kemampuan berpikir kritis, terlihat jelas bahwa siswa di SMAN 1 Sunggal sangat kritis dibandingkan siswa di sekolah lain, terlihat jelas terdapat 76,21% siswa yang telah menyelesaikan tingkat berpikir kritisnya pada Sistem Imun, sedangkan yang belum tuntas hanya 23,79%. Dinyatakan bahwa tingkat kemampuan berpikir kritis siswa berada pada kategori baik, namun masih perlu peningkatan untuk hasil yang lebih baik. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa tingkat kemampuan berpikir kritis siswa seluruh SMA di Kabupaten Deli Serdang tergolong sedang dengan nilai 75,24. Tingkat kemampuan berpikir kritis siswa yang bersekolah di daerah perkotaan sedikit memiliki rerata skor tertinggi (77,43) dibandingkan siswa yang bersekolah di daerah pinggiran kota (75,68).
Copyrights © 2021