PIPER
Vol 1, No 22 (2016): JURNAL PIPER

PEMBERIAN DOLOMIT DAN NPK PONSKA PENGARUHNYA TERHADAP PERTUMBUHAN SERTA HASIL KACANG HIJAU (Phaseolus radiatus L.) PADA TANAH PMK

Markus Sinaga (Unknown)



Article Info

Publish Date
05 Sep 2016

Abstract

Kacang hijau merupakan salah satu jenis tanaman pertanian yang penting karena banyak mengandung gizi. Hasil kacang hiju di kabupaten Sintang perlu ditingkatkan karena hasilnya masih rendah. Salah satu upaya untuk meningkatkan hasil kacang hiju adalah dengan pemberian Dolomit dan NPK Ponska. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemberian Dolomit dan NPK Ponska, pengaruhnya secara mandiri serta interaksinya terhadap pertumbuhan serta hasil kacang hijau pada tanah PMK dosis NPK dan untuk mendapatkan kombinasi antara Dolomit dengan NPK Ponska yang akan menghasilkan pertumbuhan serta hasil kacang hijau tertinggi. Penelitian ini menggunakan metode percobaan lapangan. Penelitian ini dirancang secara faktorial terdiri dari 2 faktor, dilaksanakan dengan rancangan acak kelompok (RAK). Faktor pertama adalah Dolomit (D) terdiri dari 3 taraf dosis, yaitu tanpa Dolomit (d0), 100 g Dolomit per m2 (d1), 200 g Dolomit per m2 (d2). Faktor kedua adalah NPK Ponska (N) terdiri dari 4 taraf, yaitu tanpa NPK Ponska (n0), 15 g NPK Ponska per m2 (n1), 30 g NPK Ponska per m2 (n2), dan 45 g NPK Ponska per m2 (n3). Pengamatan dilakukan terhadap peubah tinggi tanaman, jumlah cabang, jumlah polong, dan berat biji per tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian Dolomit dan NPK Ponska secara mandiri serta interksinya sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil kacang hijau, yang ditunjukkan oleh peubah tinggi tanaman, jumlah polong, dan berat biji per tanaman. Pertumbuhan tertinggi akibat pemberian Dolomit dicapai pada dosis 200 g per m2. Pada dosis Dolomit tersebut menghasilkan rerata tinggi tanaman 43,833 cm, jumlah polong 44,917 buah, dan berat biji per tanaman 27,000 g. Pertumbuhan tertinggi akibat pemberian NPK Ponska dicapai pada dosis 45,0 g per m2, pada dosis NPK Ponska tarsebut menghasilkan rerata tinggi tanaman 44,444 cm, jumlah polong 45,611 buah, dan berat biji per tanaman 27,722 g. Pertumbuhan dan hasil tertinggi akibat interaksi antara Dolomit dengan NPK Ponska dicapai pada kombinasi dosis 200 g Dolomit per m2 dengan 45 g NPK Ponska per m2 (kombinasi dosis d2n2,). Pada kombinasi dosis tersebut menghasilkan tinggi tanaman (51,170 cm), jumlah polong per tanaman (53,500 buah), dan berat biji per tanaman (32,333 gram).

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

piper

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Education Library & Information Science

Description

PIPER merupakan salah satu media/wadah untuk mengembangkan kemampuan ilmiah civitas akademika Fakultas Pertanian, terutama kemampuan berkomunikasi secara tertulis sesuai kaidah-kaidah ilmiah. Sebagai wadah menampung hasil-hasil penelitian ilmiah, PIPER dapat memperkaya khasanah ilmu dan pengetahuan ...