Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo
Vol 1 No 3 (2020): Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo, 1(3), Oktober 2020

Penerapan Integrated Learning untuk Meningkatkan Kesiapsiagaan Bencana Pada Peserta Didik SMAN 1 Bantur

Siti Anggraini (IAIN Samarinda)



Article Info

Publish Date
09 Jun 2020

Abstract

Bencana alam dapat terjadi kapan saja dan dimana saja. Tidak sedikit nyawa dan harta yang menjadi korban bencana alam. Jatuhnya korban dapat diminimalisir jika kita  mempunyai kesiapsiagaan terhadap bencana.  Salah satu upaya untuk meningkatkan kesiapsiagaan  terhadap bencana adalah melalui jalur pendidikan yaitu dengan melakspeserta didikan pembelajaran terintegrasi atau integrated learning dalam  mata pelajaran biologi pada  materi daur biogeokimia  di klas X IPA. Kegiatan ini  bertujuan untuk 1) mengetahui efektifitas pembelajaran kesiapsiagaan bencana yang terintegrasi dengan pembelajaran biologi; 2) memberikan pengetahuan kepada peserta didik tentang macam-macam bencana alam yang mungkin terjadi di sekitar tempat tinggal; 3) memberikan pemahaman bahwa bencana alam dapat terjadi kapan saja; 4) memberikan pengetahuan tentang persiapan  menghadapi bencana dan penanganan sesudah terjadinya bencana. Metode yang digunakan adalah dengan melakukan pembelajaran kesiapsiagaan terhadap bencana yang terintegrasi dengan pembelajaran biologi kelas X IPA pada materi daur biogeokimia. Tahapan pembelajaran yang dilakukan adalah 1) identifikasi materi pembelajaran yang sesuai yaitu materi daur biogeokima yang terdiri dari daur air, daur carbon, daur nitrogen, daur sulfur dan daur fosfor; 2) menyusun rencana pembelajaran integrated learning; 3) melaksanakan pembelajaran; 4) evaluasi pemahaman peserta didik tentang usaha untuk meminimalisasi terjadinya bencana dan dampak yang ditimbulkan. Berdasarkan pembelajaran biologi yang terintegrasi dengan peningkatan kesiapsiagaan bencana dalam materi bioteknologi diketahui pembelajaran biologi terintegrasi efektif dalam meningkatkan kesiapsiagaan peserta didik terhadap bencana.  Dari hasil analisa data diketahui bahwa 1)  92,3 %  peserta didik  mengetahui tentang macam-macam bencana alam yang mungkin terjadi di sekitar tempat tinggal; 2) 93,65 % peserta didik memahami bahwa bencana alam dapat terjadi kapan saja; 3) 92,85 peserta didik mempunyai pengetahuan tentang persiapan  menghadapi bencana dan penanganan sesudah terjadinya bencana.

Copyrights © 2020