Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo
Vol 1 No 3 (2020): Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo, 1(3), Oktober 2020

Implementasi Metode Pembiasaan Guna Meningkatkan Pencapaian Mahasiswa KKI 3 dalam Menghafal Al-Qur’an di IAIN Samarinda

Dewi Maria (State Islamic Institute Of Samarinda)
Wildan Saugi (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Jul 2020

Abstract

Tahfidz al Qur’an adalah sebuah jalan yang ditempuh guna menghafal ayat suci Al-Qur'an agar terus masuk dan terjaga dalam hati maupun akal (Nopriadi 2016). Program Tahfidz adalah suatu kegiatan wajib dalam proses menghafal Al-Qur'an yang dikhususkan kepada seluruh mahasiswa KKI 3 yang harus diselesaikan dengan target tertentu dan dengan batasan waktu yang telah ditetapkan. Dengan demikian, maka dibutuhkan suatu cara (metode) tertentu yang harus ditempuh agar mahasiswa mampu meningkatkan hafalan al-Qur’an. Oleh Karenanya, penulis melakukan penelitian lebih lanjut guna mengetahui kolerasi terhadap hasil dari pelaksanaan metode pembiasaan pada program Tahfidz yang dilaksanakan pada mahasiswa KKI 3 di IAIN Samarinda dengan mengangkat tema “Implementasi Metode Pembiasaan Guna Meningkatkan Pencapaian Mahasiswa KKI 3 Dalam Menghafal Al-Qur’an Di IAIN Samarinda”. Model penelitian yang diangkat adalah Kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini adalah Ustadz pengampuh program Tahfidz dan mahasiswa KKI 3 di IAIN Samarinda. Instrument penelitian yang dipakai pada penelitian ini iyalah wawancara dan pengumpulan angket. Dari hasil data yang didapat, diperoleh hasil bahwa metode pembiasaan guna meningkatkan pencapaian mahasiswa KKI 3 dalam menghafal al-Qur’an di IAIN Samarinda cukup baik dan terus mengalami peningkatan hafalan al-Qur’an pada setiap semesternya, hal ini dikarenakan metode pembiasaan yang dilakukan membudidayakan budaya menghafal terus-menerus (istiqomah) sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Hal ini cukup efektif dan berdampak positif kepada mahasiswa karena dapat membentuk budaya untuk selalu menghafal al-Qur’an dan sukar untuk meninggalkannya. Sedangkan minoritas mahasiswa masih mendapati kendala dalam menghafal, hal ini disebabkan oleh latar belakang kemampuan individu yang berbeda-beda.

Copyrights © 2020