Tulisan ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar maharah kalam pada siswa kelas 1 Madrasah Aliyah di Pondok Pesantren Darut Tarbiyah kabupaten Mandailing Natal. Tulisan ini akan mendeskripsikan bagaimana proses pengembangan bahan ajar maharah kalam, dan sejauh mana efektifitas bahan ajar maharah kalam dalam meningkatkan kemampuan berbicara bahasa Arab siswa dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan metode R & D, yaitu metode penelitian untuk menghasilkan sebuah produk tertentu dan mengujikannya, sedangkan model rancangannya menggunakan model ADDIE (Analyze, Desain, Develop, Implement, Evaluate) yang dipelopori oleh Reiser dan Molenda. Hasil dari penelitian ini adalah: 1) Materi yang dikembangkan terdiri dari lima tema yaitu sakan, dirasah, nazhafah, riyadhah, dan ansyithah yaumiah. Setiap tema memiliki tiga percakapan (hiwar), setiap hiwar memiliki satu tadribat (minimal). Bahan ajar yang dikembangkan disusun berdasarkan tsaqafah mahalliyah (budaya setempat), dalam hal ini tsaqafah yang digunakan adalah tsaqafah (budaya) pesantren. Berdasarkan hasil angket dari para pakar (ahli), peneliti mendapatkan nilai 85,5 %, ini menunjukkan bahwa buku yang dikembangkan sangat baik. Sedangkan hasil angket yang disebarkan kepada siswa, diperoleh nilai rata-rata sebesar92,5 %. ini juga menunjukkan bahwa buku yang dikembangkan mendapat respond an pengaruh yang sangat baik bagi siswa.
Copyrights © 2022