Abstrak. Kondisi emosi masyarakat korban pasca gempa Majene Sulawesi Barat belum normal, gejala-gejala trauma emosional yang dialami diantaranya cemas, ketakutan, iritasi, gangguan tidur, kesulitan untuk berpikir dan mengambil keputusan. Tujuan pelatihan ini adalah membantu masyarakat korban pasca gempa untuk mengelola, dan memodulasi emosi yang mereka alami dengan mengenalkan salah satu strategi regulasi emosi melalui pelatihan mindfulness. Hasil kegiatan ini adalah peserta mendapatkan pengetahuan dan pemahaman regulasi emosi sehingga peserta dapat merasakan pengalaman subjektif, mengelola respon fisiologik dan perilaku yang berhubungan dengan emosi lebih baik. Regulasi emosi merupakan kemampuan untuk menanggapi suatu tuntutan pengalaman dengan berbagai emosi dalam suatu cara yang bersifat spontan, termasuk kemampuan untuk menunda reaksi spontan yang diperlukan untuk menciptakan emosi positif korban gempa. Kata Kunci: regulasi emosi, pelatihan mindfulness, masyarakat korban pasca gempa
Copyrights © 2022