Artikel ini akan membahas hakikat manusia dalam perspektif al-Qurâan. Islam mengakui penciptaan manusia melalui proses atau evolusi, tetapi sangat jauh berbeda dengan teori Darwin. Islam menerima pendapat para sosiolog yang menerangkan manusia sebagai makhluk sosial. Teori nativisme, empirisme, dan konvergensi kurang sejalan dengan ajaran Islam, karena di dalam ketiga teori tersebut meniadakan peran Tuhan. Konsep manusia dalam al-Qurâan menggunakan istilah al-Insân, al-Ins, al-Nâs, Basyâr, Banî Adam, âAbd Allâh, dan Khalîfah. Tujuan pendidikan Islam membentuk manusia yang tergali dan terlatih potensi intelektual, spiritul, emosional, sosial, dan fisiknya, sehingga dapat menolong dirinya, masyarakat, bangsa, dan negaranya dengan mengintegrasi pendidikan âaqliyyah dan qalbiyyah.
Copyrights © 2014