Hadis merupakan komponen penting dalam beragama karena hadis adalah sumber hukum Islam yang kedua setelah A l-Qur’an.Oleh karena hadis mempunyai kedudukan yang tinggi di Islam maka penulis ingin meneliti bagaimana kajian hadis semenjak zaman Rasulullah sallallahu ‘alayhi wa sallam hingga sekarang ini khususnya di Indonesia. Di Indonesia Pondok pesantren sebagai lembaga keagamaan mempunyai peren penting dalam maju mundurnya kajian hadis di Indonesia. Tujuan penulis adalah mengetahui sejarah perkembangan hadis mulai zaman Rasululullah hingga pada masa sekarang ini. Penelitian ini merupkan jenis penelitian pustaka (library research) dengan menggunakan metode content analyst dalam mengolah informasi yang telah diperoleh. Selain itu penelitian ini juga menggunakan metode penelitian kualitatif dengan cara wawancara kepada beberapa pengurus pesantren. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kajian hadis sudah ada semenjak Rasulullah sallalahu ‘alayhi wa sallam hidup, para sahabat juga melakukan kajian atau pembelajaran hadis demikian juga para tabi’in di madrasah-madrasah hadis yang berada di wilayah yang telah ditaklukkan. Kajian hadis terus berkembang pesat seiring pesatnya wilayah-wilayah yang ditaklukkan oleh Islam, kemudian pada masa khalifah ‘Umar ibn ‘Abd al-Aziz mulailah dibukukan hadis yang dapat digunakan sebagai sarana dalam mengkaji hadis, muncul kitab Sahih al-Bukhari, Sahih Muslim, Sunan al-Arba’ah dan lain sebagainya. Di Indonesia kajian hadis juga muncul seiring masuknya Islam di Indonesia pada abad 17, kajian hadis terus berjalan hingga sekarang dan pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan keagamaan mempunyai perananan penting dalam keteberlangsungan kajian hadis di Indonesi. Di antara kitab-kitab Hadis yang dikaji di pesantren di Indoensia adalah Bulugh al-Maram, Hadith al-Arba’in al-Nawawiyyah, Sahih al-Bukhari dan lain sebagainya.
Copyrights © 2021