Indonesia salah satu negara yang mengalami peningkatan jumlah kendaraaan motor yang signifikan, terutama sepeda motor yamaha vixion merupakan motor bertipe sport, kendaraan bermotor yang mengakibatkan polusi suara timbul akibat tingkat kebisingan berlebihan. Tujuan Penelitian mengetahui hasil analisa tingkat kebisingan dan emisi gas buang yang dihasilkan sepeda motor antara knalpot standar dengan racing R9 Dengan metode penelitian eksperimen Intact-Group Comparison. kelompok eksperimen (diberi perlakuan) dan kelompok kontrol (tidak diberi perlakuan). Populasi semua jenis knalpot kendaraan motor, Sampel 2 jenis knalpot, yaitu standar dan racing. variabel bebas penggunaan knalpot standar dan knalpot racing pada sepeda motor.Variabel terikat emisi gas buang dan tingkat kebisingan. Hasil penelitian menggunakan Uji N-gain, pada tingkat kebisingan dari empat pengujian memiliki kriteria sedang dari nilai rata-rata knalpot standar =77 dan knalpot Racing R9 =87. Pada emisi gas buang Pengujian menggunakan knalpot racing menghasilkan data yang stabil. Untuk pengontrolan senyawa CO, knalpot standar lebih bagus mereduksi kadar CO dibandingakan dengan knalpot racing, untuk senyawa HC, knalpot racing lebih stabil dalam mereduksi kadar HC dibandingkan dengan knalpot standar. Pada senyawa HC pada knalpot standar yang dibandingkan dengan knalpot Racing R9 dapat menurunkan emisi gas buang HC dengan signifikan, Pada senyawa CO knalpot Standar lebih bagus dibandingkan knalpot racing R9 Jadi tingkat kebisingan dan emisi gas buang knalpot racing R9 lebih tinggi dari pada knalpot standar. Sehingga knalpot racing R9 lebih berbahaya apabila sering digunakan karena mengandung tingkat kebisingan yang terlalu tinggi. Kata Kunci: Knalpot Standar Dan Racing, Tingkat Kebisingan, Emisi Gas Buang
Copyrights © 2022