Kemajuan Teknologi informasi dan komunikasi (TIK) juga telah merambah aspek pendidikan termasuk Lembaga Pendidikan Pesantren sebagai sebuah ‘sub kultur’ yang khas. Kemajuan TIK haruslah dapat menjadi media untuk memaksimalkan peserta didik (santri) dalam mengembangkan ilmu yang ia miliki. Kompetensi pedagogik menyatakan bahwa seorang guru harus mampu menggunakan serta memanfaatkan TIK untuk kepentingan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kompetensi pedagogik guru Pondok Pesantren dalam memanfaatkan media pembelajaran berbasis TIK. Adapun manfaat dari penelitian ini yaitu sebagai sarana untuk menambah pengetahuan tentang bagaimana kriteria pemilihan dan pemanfaatan media pembelajaran berbasis TIK. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara. Pengolahan data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Subjek penelitian ini terdiri dari enam orang guru Peserta Diklat Pemanfaatan TIK bagi Guru Pondok Pesantren di Balai Diklat Keagamaan Makassar. Berdasarkan hasil analisis data dapat dikemukakan sebagai berikut. Pertama, guru sudah cukup baik dalam memanfaatkan media pembelajaran berbasis TIK, namun masih dibutuhkan banyak bimbingan dalam mengakses langsung media dari internet. Kedua, guru yang kurang mampu menggunakan TIK disebabkan oleh faktor ketidakpercayaan terhadap kemampuan diri sendiri dan faktor/sikap acuh terhadap perkembangan TIK. Ketiga, guru yang kurang mampu menggunakan TIK masih terikat dengan media konvensional yang ada di lingkungan sekitar. Kesimpulan penelitian ini yaitu kompetensi yang dimiliki guru dalam memanfaatkan media pembelajaran berbasis TIK cukup baik. Masih diperlukan banyak bimbingan dalam mencari media dan sumber belajar dari internet.
Copyrights © 2022