Bentuk konstruksi badan jalan terdiri dari beberapa lapis perkerasan yang tiap lapisnya memiliki jenis dan ketebalan tertentu, yaitu lapisan tanah dasar (sub grade), lapis pondasi bawah (sub base), lapis pondasi atas (base) dan lapis permukaan (surface). Penelitian ini menggunakan metode Preloading, sehingga diharapkan dapat mengatasi permasalahan penurunan tanah di lapangan. Adapun data yang digunakan adalah data sekunder yakni data bor log test, klasifikasi kondisi setiap lapisan tanah, tes pemadatan tanah. Berdasarkan analisa data yang dilakukan, diperoleh kesimpulan bahwa tinggi timbunan pada saat menggunakan preloading dan tanpa menggunakan preloading adalah sama yaitu sebesar 1,50 m.
Copyrights © 2022