Generasi yang harus disiapkan dalam menghadapi tantangan zaman di era digital ini adalah dengan menumbuhkembangkan keterampilan berpikir tingkat tinggi dan diantaranya ialah untuk mendapatkan segala solusi dalam kehidupan adalah bagaimana memecahkan berbagai persoalan kehidupan. Oleh karenanya, perlu adanya efesiensi penggunaan pendekatan pembelajaran yang dapat menunjang proses pembelajaran tersebut. Proses pembelajaran ini tidak lain adalah untuk memicu dan membentuk keterampilan berpikir tingkat tinggi yakni pemecahan masalah matematik pada peserta didik ditingkat madrasah ibtidaiyah (MI). Penggunaan pembelajaran matematika realistik (PMR) ini meniscayakan siswa mampu untuk berpikir tingkat tinggi yakni memiliki kemampuan pemecahan masalah matematik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendekatan PMR terhadap kemampuan pemecahan masalah matematik siswa kelas VI MI Mutaalimin Pandeglang. Penelitian ini mengunakan pendekatan kuantitatif yang berjenis eksperimen kuasi dengan desain nonequivalent kontrol-group pretest-posttest. Pengambilan sampel dilakuakn dengan teknik purposive sampling dengan kelas VI.A sebagai kelas Kontrol dan kelas VI.B sebagai kelas eksperimen. Analisis data dalam penelitian diperoleh melalui program SPSS 23. Penelitian ini memberikan informasi bahwa penggunaan pendekatan pembelajaran PMR lebih baik dibandingkan pembelajaran konvensional dan terdapat pengaruh pendekatan pembelajaran matematika realistik (PMR) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematik siswa kelas VI MI Mutaalimin Pandeglang.
Copyrights © 2021