Matematika merupakan salah satu cabang ilmu yang memiliki peran dalan kehidpuan. Pada pembelajaran matematika saat ini tetap berpusat pada guru, sehingga siswa cenderung pasif dalam berinteraksi, dan hanya menunggu sajian materi dari guru, tanpa mencari pengetahuan secara mandiri. Berdasarkan observasi dilapangan, siswa kelas XII IPA 4 di SMA Negeri 1 Ketapang menunjukkan bahwa hampir 85% siswa mengalami kesulitan pelajaran matematika materi geometri transformasi. Kesulitan yang dihadapi oleh siswa adalah mengaplikasikan konsep geometri transformasi pada kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganisis pemahaman konsep geometri transformasi dalam penerapan etnomatematika budaya batik tulis tanjung bumi. Pengumpulan data pada penelitian ini dengan teknik tes dan wawancara. Hasil pada penelitian ini adalah hasil tes pemahaman konsep geometri transformasi. Sampel yang memiliki pemahaman konsep tinggi banyak menguasai indikator pemahaman konsep, untuk sampel yang memiliki pemahaman konsep sedang dan rendah lebih sedikit menguasai indikator pemahaman konsep. Semua sampel mengalami kesulitan pada 3 indikator pemahaman konsep yaitu mengembangkan syarat perlu atau syarat cukup dari suatu konsep, menggunakan dan memanfaatkan serta memilih prosedur atau operasi tertentu, mengaplikasikan konsep atau algoritma pada pemecahan masalah.
Copyrights © 2022