Al-Qalam
Vol 28, No 1 (2022)

THE RESISTANCE OF THE YELLU COMMUNITY TO FORMAL ISLAMIC EDUCATION: SAUTUBAH TRADITION IN YELLU VILLAGE, SOUTH MISOOL, RAJA AMPAT

Muhammad Rusdi Rasyid (IAIN Sorong STAIN Sorong)
Sudirman Sudirman (IAIN Sorong STAIN Sorong)
Rosdiana Rosdiana (IAIN Sorong STAIN Sorong)
Indria Nur (IAIN Sorong STAIN Sorong)



Article Info

Publish Date
29 Jun 2022

Abstract

Resistensi masyarakat Yellu terhadap pendidikan Islam formal dalam tradisi sautubah telah menimbulkan persoalan di tengah masyarakat sekaligus mengesampingkan pendidikan formal. Tulisan ini bertujuan menguji bagaimana hubungan antara tradisi sautubah dengan pendidikan formal pada masyarakat Yellu Misool Raja Ampat. Data penelitian ini bersumber dari wawancara tokoh masyarakat dan tokoh agama di kampung Yellu Misool Raja Ampat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat resistensi masyarakat terhadap pendidikan Islam formal dalam praktik sautubah, masyarakat yang dibolehkan menjadi khatib Jumat hanyalah orang yang telah dikader secara adat (khusus). Kondisi ini mengingkari kualifikasi keilmuan akademisi, ustadz, kiyai ataupun cendekiawan, ilmuan dan ulama untuk menjadi khatib. Sejalan dengan itu, tulisan ini menyarankan perlunya suatu korelasi antara adat dan literatur fikih dalam menjalankan agama.Keywords: Resistensi, Tradisi Sautubah, Pendidikan Islam FormalĀ 

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

Alqalam

Publisher

Subject

Religion

Description

Al-Qalam Jurnal Penelitian Agama dan Sosial Budaya adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan 2 edisi dalam setahun oleh Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar. Terbit sejak tahun 1990. Fokus Kajian Jurnal berkaitan dengan penelitian Agama dan Sosial Budaya. Lingkup Jurnal meliputi Bimbingan ...