Jurnal Basataka (JBT)
Vol. 5 No. 1 (2022): Juni 2022

ANALISIS TRADISI PANGURASON PADA MASYARAKAT BATAK TOBA: KAJIAN SEMIOTIK

Indah Agita Saragih (Universitas Sumatra Utara)
Flansius Tampubolon (Universitas Sumatra Utara)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2022

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk, fungsi dan makna tradisi pangurason. Tradisi pangurason adalah tradisi melestarikan alam, menjaga dan hidup bersahabat dengan alam serta menjauhkan dari bencana. Adapun simbol yang terdapat dalam tradisi pangurason ada 9 yaitu saoan, air suci, jeruk purut,daun sisakil, daun beringin, daun silanjuang, kain berwarna merah, kain berwarna putih dan kain berwarna hitam. Teori yang digunakan untuk menganalisis adalah teori semiotika yang dikemukakan oleh Charles Sanders Pierce.Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode kualitatif dengan observasi wawancara terstruktur.Adapun hasil yng ditemukan dalam penelitian ini adalah tentang tradisi Pangurason pada etnik Batak Toba. Dalam etnik Toba tradisi pangurason ialah tradisi melestarikan alam, menjaga alam dan hidup bersahabat dengan alam serta menjauhkan dari bencana.Tradisi ini melibatkan laki-laki dan perempuan, ada juga orangtua yang langsung memainkan, dan punya peran penting dalam ritual pangurason ini, terutama dalam membersihkan desa dari mara bahaya dan bencana alam. Pangurason adalah sebuah tradisi yang memiliki arti untuk melestarikan alam, menjaga, dan hidup bersahabat dengan alam serta menjauhkan dari bencana dan memiliki arti menguras atau membersihkan wilayah.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

BASATAKA

Publisher

Subject

Education Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Fokus dan cakupan Jurnal BASATAKA adalah penelitian dalam bidang Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Indonesia. The focus and scope of BASATAKA Journal is research in the fields of Education, Language, and Indonesian ...