ABSTRAK: Komunikasi interpersonal konselor menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari seorang konselor untuk meningkatkan kepercayaan konseli (narapidana) di lembaga permasyarakatan (lapas). Tujuan penelitian ini yaitu menggali informasi komunikasi interpersonal konselor di lembaga permasyarakatan dan mengetahui tingkat kepercayaan diri konseli (narapidana), sekaligus mengukur pengaruh komunikasi interpersonal konselor dalam meningkatkan kepercayaan diri konseli (narapidana) yang berbeda kelamin (gender). Metode penelitian ini menggunakan kuantitatif yang berfokus pada hasil penyebaran instrument penelitian yang dihitung menggunakian statistik. Hasil penelitian tentang keadaan kepercayaan diri berdasarkan normalisasi data yaitu signifikan dengan nilai 42 (70%). Hasil normalisasi data dari keadaan komunikasi interpersonal konselor yaitu signifikan dengan nilai 45 (75%). Sedangkan hasil pengaruh komunikasi interpersonal konselor dalam meningkatkan kepercayaan diri konseli lintas gender yaitu sebesar AVIF 1.099 dan pengaruh tidak langsung sebesar ?=0,26 dengan nilai signifikan p=0,28. Jadi, komunikasi interpersonal konselor mempengaruhi narapidana secara keadaan psikologis dilihat dari indikator formatif yang mampu mempengaruhi emosi narapidana.
Copyrights © 2022