Kabanti : Jurnal Kerabat Antropologi
Vol 6 No 1 (2022): Volume 6 Nomor 1, Juni 2022

TRADISI RITUAL TOLAK BALA PADA MASYARAKAT PATTAE DESA BIRU KECEMATAN POLEANG TIMUR KABUPATEN BOMBANA

Noviana Noviana (Jurusan Antropologi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Halu Oleo)
Zainal Zainal (Jurusan Antropologi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Halu Oleo)
Sarlan Adi Jaya (Jurusan Antropologi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Halu Oleo)



Article Info

Publish Date
20 May 2022

Abstract

Tujuan penelitian Untuk mengetahui tradisi ritual tolak bala dan fungsi sosial budaya ritual tradisi tolak bala pada masyarakat Pattae Desa Biru Kecamatan Poleang Timur. Metode yang digunakan yaitu penelitian lapangan (field work). pengamatan (Observation) dan wawancara mendalam (Indepth Interview). Jenis penelitian adalah penelitian deskriftif. Hasil penelitian ini menujukan bahwa tradisi ritual tolak bala melalui beberapa proses (1) tahapan persiapan; musyawarah kepada segenap unsur masyarakat, (2) penentuan tempat dan waktu pelaksanaan; waktu sesuai dengan musim kerja sawah yakni; tahap penggarapan lahan, ketika usia tanaman padi 2 bulan, serta saat tanaman padi mulai mengeluarkan buah, (3) tata cara pelaksanaan; membaca alfatiha, istigfar, sholawat, yasin dan doa tolak bala. Dibacakan sebanyak 100 kali yang di pimpin oleh imam masjid dan dilaksanakan selama tiga minggu di setiap malam Jum’at. Fungsi sosial pelaksanaan tradisi ritual tolak bala desa Biru adalah sebagai; (1) Media silatuhrahmi, (2) Menyelesaikan konflik, (3) Memberi rasa aman, dan (4) Edukasi budaya religius.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

kabantiantropologi

Publisher

Subject

Arts Humanities Environmental Science Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

KABANTI: Jurnal Kerabat Antropologi, merupakan ruang bagi mahasiswa Strata 1 (S1) Jurusan Antropologi, Fakultas Ilmu Budaya (FIB), Universitas Halu Oleo (UHO) yang dikelola oleh Kerabat Antropologi FIB UHO sendiri. Kabanti adalah jurnal ilmiah antropologi yang mengajak kerabat antropologi untuk ...