Pengembangan wisata desa yang berbasis pemberdayaan masyarakat merupakan sebuah konsep dengan tujuan masyarakat sekitar objek wisata dapat merasakan dampak positif dan manfaat yang sebanyak-banyaknya dengan dibukanya objek wisata tersebut. Penulisan jurnal berjudul Pengembangan wisata berkelanjutan berbasis pemberdayaan masyarakat dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui dan menggali lebih dalam potensi-potensi yang ada didalam desa wisata sehingga nantinya dapat dilakukan perencanaan pengembangan wisata berkelanjutan secara matang. Metode penelitian yang digunakan yaitu dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dimana segala teori yang tertuang dalam daftar pustaka akan menjadi acuan dalam memunculkan ide-ide baru dalam menyelesaikan permasalahan yang ada. Analisa SWOT juga digunakan dalam penulisan ini, guna mempertajam analisa yang dilakukan. Berdasarkan hasil analisa, dapat disimpulkan bahwa Kampung Batik Tin Gundih memiliki cukup banyak potensi untuk dikembangkan mulai dari sektor atraksi/daya tarik, aksesibilitas, peningkatan kualitas SDM, dan juga dari sektor pemasaran produk. Sehubungan dengan konsep yang dipilih adalah berbasis pemberdayaan masyarakat, Kampung Batik Tin Gundi telah berhasil memberdayakan sebanyak 25 warga sekitar untuk berperan aktif dalam seluruh kegiatan kampung.
Copyrights © 2022