Articles
Pengaruh Pendapatan Asli Daerah dan Dana Perimbangan Terhadap Kemiskinan dengan Belanja Daerah Sebagai Variabel Intervening di Kabupaten Malang
Muhammad Averroes Al- Khawarizmi;
Marseto Marseto;
Sishadiyati Sishadiyati
Ekonomikawan: Jurnal Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 21, No 2 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30596/ekonomikawan.v21i2.7618
Malang regency has the highest poverty rate in East Java followed by Jember Regency. Regional financial management by the local government as a power holder is something that can affect how the level of poverty and welfare of the people in the area. This study aims to find out how the influence of Regional Native Income (PAD) and Balance Fund (DAPER) on Poverty directly and indirectly through Regional Expenditure (BD) in Malang Regency. The type of data used in this study is secondary data, time series with a period of time from 2009 to 2020 and processed using multiple regression analysis methods for path analysis testing. The results of this study showed that the region's native income has a significant negative influence on poverty, the balance fund has a significant negative impact on poverty, the local native income has a significant negative influence through regional spending on poverty, and the balance fund has a significant negative contribution through regional spending on poverty.
Analisis Pengaruh Ekonomi Makro dan Indeks Bursa Dunia terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)
Farhan Hardianto Putra;
Marseto Marseto;
Sishadiyati Sishadiyati
Syntax Idea Vol 3 No 7 (2021): Syntax Idea
Publisher : Ridwan Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46799/syntax-idea.v3i7.1333
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bisa dibilang sebagai pandangan pergerakan saham dikarenakan indeks ini mencakup seluruh saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu faktor internal dan eksternal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh nilai tukar rupiah terhadap US Dollar,BI Rate, Indeks Dow Jones, dan Indeks Nikkei 225 terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode 2017-2019 dalam periode bulanan. Data sekunder yang digunakan oleh peneliti diperoleh melalui Website Bank Indonesia (BI), Bursa Efek Indonesia (BEI), dan Investing.com. Metode Penelitian kuantitatif dipakai dengan menggunakan Analisis Regresi Linear Berganda dengan model Ordinary Least Square (OLS). Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui apa saja yang mempengaruhi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) karena IHSG juga termasuk pandangan perekonomian Indonesia. Dapat disimpulkan bahwa nilai tukar Rupiah terhadap US Dollar tidak berpengaruh secara signifikan dikarenakan dilihat dari nilai signifikansinya yaitu 0,079. Variabel BI Rate juga belum bisa mempengaruhi IHSG karena mempunayi nilai signifikansi sebesar 0,541. Indeks Nikkei 225 tidak berpengaruh signifikan terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dikarenakan memiliki nilai signifikansi sebesar 0,550. Sedangkan Indeks Dow Jones berperngaruh signifikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 dan menjadi satu-satunya variabel yang berpengaruh terhadap IHSG.
PENGARUH PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO, TINGKAT HUNIAN HOTEL, DAN JUMLAH WISATAWAN TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH DI KOTA BATU
Daffa Irham Asmynendar;
Marseto Marseto;
Sishadiyati Sishadiyati
Al-Buhuts Vol. 17 No. 2 (2021): Al-Buhuts
Publisher : Institute Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (386.249 KB)
|
DOI: 10.30603/ab.v17i2.2280
This study aims to determine the effect of Gross Regional Domestic Product, Hotel Occupancy Rate, and Number of Tourists on Regional Original Income in Batu City. The data used is time series data from 2009 to 2020. Based on the results of data analysis, it is concluded that the variables simultaneously Gross Regional Domestic Product, Hotel Occupancy Rate, and Number of Tourists have a significant and positive effect on Regional Original Income in Batu City. Partially, Gross Regional Domestic Product has a positive effect on Batu City's Original Revenue. While the Hotel Occupancy Rate, and the Number of Tourists have no significant effect on Regional Original Income in Batu City. Keywords: Local Revenue, Gross Regional Domestic Product, Hotel Occupancy Rate, Number of Tourists
ANALISIS PENGEMBANGAN SEKTOR EKONOMI UNGGULAN DALAM PERTUMBUHAN EKONOMI DI KOTA MEDAN
Loren Surmila Br Surbakti;
Marseto Marseto;
Sishadiyati Sishadiyati
Jambura Economic Education Journal Vol 3, No 2 (2021): JULY 2021
Publisher : universitas negeri gorontalo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37479/jeej.v3i2.11055
Perekonomian di suatu daerah tentunya sangat berpengruh terhadap kondisi masyarakat, pertumbuhan ekonomi yang baik akan menjadi peluang kesejahtraan bagi masyarakatnya. Sektor ekonomi unggulan merupakan salah satu yang dapat mendorong terjadinya pertumbuhan ekonomi dan mewujudkan kesejahtraan masyarakat. Penelitian ini bertujuan dalam mengetahui dan menganalisis sektor yang menjadi ekonomi unggulan di Kota Medan dan besarnya kontribusi yang diberikan oleh sektor ekonomi unggulan tersebut dalam pembentukan PDRB daerahnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan menganalisis secara kuantitatif dan menggunakan data Sekunder berupa data runtun (time Series) tahun 2011-2019. Alat analisis yang digunakan yaitu analisis Location Quotient (LQ), Shift Share, Tipologi Klassen dan analisis Kontribusi. Adapun kesimpulan yang diperoleh terdapat 12 subsektor yang unggulan (basis), Konstruksi merupakan sektor ekonomi yang memiliki keuntungan lokasional serta sebagian besar sektor ekonomi Kota Medan berada pada Kuadran I, kontribusi terbesar di Kota Medan adalah Industri Pengolahan; Konstruksi; Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor.
Analisis Pengaruh Konsumsi, Investasi Asing, Investasi PMDN Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Jawa Timur
Rizky Hadi Kurniawan;
Marseto Marseto;
Sishadiyati Sishadiyati
Jurnal Syntax Admiration Vol. 2 No. 7 (2021): Jurnal Syntax Admiration
Publisher : Ridwan Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46799/jsa.v2i7.279
Peningkatan pertumbuhan ekonomi disuatu daerah tentunya dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya yakni pengaruh kenaikan UMR tentunya akan mempengaruhi pola konsumsi masyarakat, sehingga kebutuhan akan barang dan jasa akan meningkat. Hal tersebut memicu para invetor asing untuk melakukan investasi di daerah tersebut. Pertumbuhan ekonomi disuatu daerah juga ditopang investasi jangka Panjang yang bisa menguntungkan bagi setiap masyarakat yang sedang menjalankan pekerjaannya. Hal tersebut mempengaruhi potensi dan karakteristik suatu daerah, budaya masyarakat dan kecermatan pemerintah daerah dalam menentukan kebijakan lokal dan peraturan daerah, yang menciptakan iklim kondusif bagi dunia bisnis dan investasi serta penggunaan kekayaan secara langsung. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan menggunakan data primer untuk memperoleh hasil yang sistematis terhadap bagian-bagian dan fenomena serta hubungan-hubungannya. Hasil yang diperoleh bahwasanya pola konsumsi masyarakat dan penanaman modal asing memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dan penanaman modal dalam negeri tidak berpengaruh terhadap pertumuhan ekonomi di Jawa Timur. Serta tujuan penelitian ini untuk mengetahui hasil antar variabel yang dapat disimpulkan, konsumsi memberikan pengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Jawa Timur diketahui berdasarkan kategori dengan nilai kelebihan yaitu 10.656,23% dilihat dari tingkat signifikannya yang cenderung naik yaitu 10%-90%. Investasi asing memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai yang rendah yaitu sebesar 155.667% dibulan desember 2016 dan nilai yang paling besar yaitu pada bulan juni 2016 sebesar 53474.25%. Sedangkan Investasi PMDN tidak berpengaruh secara signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Jawa Timur, dilihat dari nilai yang paling tinggi yaitu 463.316% pada bulan maret 2016 sedangkan nilai paling rendah pada bulan Maret 2010.
Analisis potensi sektor ekonomi (location quotient, shift share, dan tipology klassen)
Intan Andriyani Wijaya;
Marseto Marseto
KINERJA Vol 19, No 1 (2022)
Publisher : Faculty of Economics and Business Mulawarman University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29264/jkin.v19i1.10902
Tujuan penelitian ini untuk menganalisis potensi masing-masing sektor ekonomi dengan mengetahui sektor apa saja yang basis dan yang tumbuh relatif cepat di Kabupaten Wonogiri. Terjadinya pertumbuhan ekonomi dan terwujudnya kesejahteraan masyarakat salah satu faktornya yaitu sektor ekonomi basis. Data yang digunakan adalah data sekunder diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Wonogiri dan Jawa Tengah tahun 2015 sampai dengan 2020 serta pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan deskriptif dengan menganalisis secara kuantitatif. Dengan menggunakan teknik analisis location quotient (LQ), analisis shift share, dan analisis Tipologi Klassen. Hasil penelitian yang didapatkan terdapat 11 sektor basis di Kabupaten Wonogiri. Dan juga terdapat 13 sektor yang tumbuh relatif cepat, 11 sektor di Kabupaten Wonogiri yang cenderung mendorong pertumbuhan PDRB Jawa Tengah, 13 sektor yang mempunyai keuntungan lokasional, dan hasil tipologi klassen daerah Kabupaten Wonogiri ada pada kuadran daerah berkembang cepat.
PEMANFAATAN LIMBAH PLASTIK MENJADI EKONOMI KREATIF DI DESA BANJARSARI
Wildan Arya Wicaksana;
Fauzatul Laily Nisa;
Marseto Marseto
KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2022): KARYA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : FKIP Universitas Samawa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Sampah menjadi permasalahan utama yang dihadapi Indonesia, khususnya di Desa Banjarsari, Kabupaten Probolinggo. Limbah plastik yang terus meningkat menjadikan Desa Banjarsari ini penuh dengan plastik dan tercemar. Permasalahan muncul karena kurangnya kesadaran masyarakat akan limbah plastik padahal plastik mempunyai keunggulan material yang bagus. Ekonomi kreatif diartikan sebagai suatu proses peningkatan nilai tambah hasil dari eksplorasi kekayaan intelektual berupa kreativitas, keahlian, dan bakat individu menjadi suatu produk dapat dijual. Adanya pelatihan ini membentuk sebuah implementasi. Limbah plastik bisa diolah menjadi produk/karya inovatif yang bernilai ekonomis salah satunya dibuat menjadi tatanan minuman gelas. Sehingga dengan begitu akan menambah pendapatan para pelaku dan bisa meminimalisir akan limbah plastik itu. Bentuk pengabdian adalah dimana mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama berproses memajukan desa baik sosial maupun ekonomi, salah satunya adalah lewat Kuliah Kerja Nyata Tematik. Metode pelaksanaan kegiatan pelatihan pemanfaatan limbah plastik terdiri dari 3 tahapan yaitu survei potensi desa, pengadaan dialog lewat FGD (Focus Discussion Group), serta pemberian edukasi dan pelaksanaan pembuatan produk. Dengan adanya pengabdian dan pelatihan diharapkan bisa diimplementasikan kedepannya guna meningkatkan taraf ekonomi masyarakat Banjarsari. Dan adanya pelatihan masyarakat desa dapat mengetahui proses pembuatan ekonomi kreatif dalam bentuk tempat tatanan minuman gelas dengan memanfaatkan potensi sumber daya manusia (SDM) yang ada.
REBRANDING KRUPUK KEDELAI CAP MAKMUR SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN DAYA JUAL SEKALIGUS PERBAIKAN GIZI MASYARAKAT
Fauzatul Laily Nisa;
Amalia Lailatul Hasanah;
Marseto Marseto
KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2022): KARYA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : FKIP Universitas Samawa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kedelai merupakan salah satu sumber protein nabati yang memiliki daya cerna tinggi dan harga yang cenderung relatif lebih murah dibandingkan protein hewani. Salah satu usaha dari kedelai adalah kerupuk kedelai Cap Makmur, yang dirintis oleh Ibu Siti Aminah selama kurang lebih 5 tahun yang bertempat di daerah Kelurahan Bendo, Kota Blitar. Permasalahan yang kami temukan setelah menjalankan observasi dan peninjauan lapangan proses pemasaran yang masih dalam lingkup kecil, dan masih belum adanya izin edar baik itu NIB ataupun P-IRT. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah membantu mitra baik dari segi pemasaran dan membantu untuk mendapatkan izin edar dari dinas kesehatan agar dapat dipasarkan lebih luas lagi. Metode yang kita lakukan untuk kegiatan pengabdian ini adalah metode penelitian secara deskriptif. Langkah yang pertama yaitu observasi dan peninjauan lapangan untuk mendapatkan data dari beberapa pemilik UMKM kerupuk kedelai yang ada di kelurahan Bendo. Langkah selanjutnya yaitu perencanaan mengenai hal - hal apa saja yang perlu dilakukan agar bisa mendaftarkan produk Ibu Siti Aminah untuk mendapatkan nomor PIRT dan mulai melaksanakan beberapa rencana yang telah dirancang. Setelah semua langkah selesai dan berhasil mendapatkan nomor P-IRT, kami melakukan evaluasi tentang progress yang didapatkan dari sebelum dan sesudah mendapatkan nomor P-IRT serta progress setelah pembuatan e-commerce. Dari hasil evaluasi, didapatkan kesimpulan bahwa sebelum mendapatkan nomor P-IRT kami harus mengganti salah satu bahan yang ada di kerupuk kedelai. Garam bleng akan diganti dengan garam STPP (Sodium Tripolyphosphate). Dengan adanya nomor P-IRT diharapkan kerupuk kedelai cap makmur bisa dipasarkan lebih luas dengan pembuatan akun e-commerce shopee.
PENGEMBANGAN WISATA BERKELANJUTAN KAMPUNG BATIK TIN BERBASIS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT WILAYAH KELURAHAN GUNDIH KOTA SURABAYA
Fauzatul Laily Nisa;
Ninda Talita Utami;
Marseto Marseto
KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2022): KARYA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : FKIP Universitas Samawa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pengembangan wisata desa yang berbasis pemberdayaan masyarakat merupakan sebuah konsep dengan tujuan masyarakat sekitar objek wisata dapat merasakan dampak positif dan manfaat yang sebanyak-banyaknya dengan dibukanya objek wisata tersebut. Penulisan jurnal berjudul Pengembangan wisata berkelanjutan berbasis pemberdayaan masyarakat dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui dan menggali lebih dalam potensi-potensi yang ada didalam desa wisata sehingga nantinya dapat dilakukan perencanaan pengembangan wisata berkelanjutan secara matang. Metode penelitian yang digunakan yaitu dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dimana segala teori yang tertuang dalam daftar pustaka akan menjadi acuan dalam memunculkan ide-ide baru dalam menyelesaikan permasalahan yang ada. Analisa SWOT juga digunakan dalam penulisan ini, guna mempertajam analisa yang dilakukan. Berdasarkan hasil analisa, dapat disimpulkan bahwa Kampung Batik Tin Gundih memiliki cukup banyak potensi untuk dikembangkan mulai dari sektor atraksi/daya tarik, aksesibilitas, peningkatan kualitas SDM, dan juga dari sektor pemasaran produk. Sehubungan dengan konsep yang dipilih adalah berbasis pemberdayaan masyarakat, Kampung Batik Tin Gundi telah berhasil memberdayakan sebanyak 25 warga sekitar untuk berperan aktif dalam seluruh kegiatan kampung.
UPAYA PENINGKATAN PEMASARAN PRODUK UMKM SAMBEL PECEL BUNDAKU MELALUI STRATEGI BRANDING PRODUCT PADA KELURAHAN NGAGEL
Fauzatul Laily Nisa;
Youlanda Sara Chumayda;
Marseto Marseto
KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2022): KARYA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : FKIP Universitas Samawa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Usaha Mikro Kecil dan Mennegah (UMKM) di Indonesia sangatlah berperan penting bagi perekonomian di Indonesia, hal ini selaras dengan tujuan pengabdian yang telah kami lakukan guna memajukan UMKM di Kelurahan Ngagel, Misalnya pada salah satu UMKM di Kelurahan Ngagel, Wonokromo yaitu produk sambel pecel BundaKu. Berdasarkan survey yang kami lakukan, menghasilkan dua metode pengabdian yang bisa diterapkan dalam peningkatan penjualan produk sambel Pecel BundaKu yaitu wawancara langsung dan membaca beberapa literature yang berkaitan dengan penulisan jurnal pengabdian ini. Dengan adanya metode tersebut, kelompok KKNT 14 UPN “Veteran” Jawa Timur dapat membantu meningkatkan kualitas penjualan melalui pembuatan stiker logo dan pembuatan akun marketplace di salah satu e – commerce yaitu Shopee, dari pengabdian tersebut kami berhasil berkontribusi membantu peningkatan penjualan produk sambel pecel Bundaku sebesar 100%.