The purpose of the study is to find out more deeply the marketing revolution as a "weapon" for culinary actors in Malang that is able to boost sales after the covid 19 pandemic. Facing a pandemic situation throughout Indonesia, business actors in Malang City can not escape from collapse. The effort to be able to increase income, raises the thought of the importance of "weapons" to get out of this problem by applying the theory of the marketing revolution. This research was conducted by prioritizing the role of the researcher during the research process with qualitative methods, the research subject was Markeso, the seller of morning soup. Direct primary data collection techniques. The data instruments are interview sheets, field notes and documentation. Data analysis by examining all available data from various sources, namely direct interviews, observations that have been written in field notes, personal documents, official documents, pictures, and photos. The results of the study prove that Soto Markeso has applied the principle of marketing revolution as a sales strategy, so that it has succeeded in increasing the number of loyal customers who are growing. The quality of taste is maintained for its deliciousness, cleanliness, and excellent service. In addition, market expansion is carried out by selling online and fulfilling orders for hotels, offices, and weddings to increase sales. Abstrak Tujuan penelitian untuk mengetahui secara lebih mendalam marketing revolution sebagai “senjata” pelaku kuliner di Malang yang mampu mendongkrak peningkatkan penjualan pasca pandemi covid 19. Menghadapi situasi pendemi di seluruh Indonesia tidak luput pelaku usaha di Kota Malang bisa terbebas dari keruntuhan. Usaha kembali untuk mampu meningkatkan pendapatan, menimbulkan pemikiran pentingnya “senjata” untuk keluar dari masalah ini dengan menerapkan teori marketing revolution. Penelitian ini dilakukan dengan mengedepankan peran peneliti selama proses penelitian dengan metode kualitatif, subjek penelitian Markeso penjual soto pagi. Teknik pengambilan data primer secara langsung. Instrumen data berupa lembar wawancara, lembar catatan lapangan dan dokumentasi. Analisis data dengan menelaah seluruh data yang tersedia dari berbagai sumber, yaitu wawancara langsung, pengamatan yang sudah dituliskan dalam catatan lapangan, dokumen pribadi, dokumen resmi, gambar, dan foto. Hasil penelitian membuktikan bahwa pada Soto Markeso telah menerapkan prinsip marketing revolution sebagai strategi penjualan, sehingga berhasil meningkatkan jumlah pelanggan setia yang semakin bertambah. Kualitas rasa dipertahankan kelezatannya, kebersihan, dan pelayanan prima. Selain itu, perluasan pasar dilakukan dengan penjualan online serta memenuhi pesanan untuk hotel, kantor, dan acara pernikahan untuk meningkatkan penjualan.
Copyrights © 2022