Tarjih: Agribusiness Development Journal
Vol. 1 No. 02 (2021): VOLUME 1, NOMOR 02, DESEMBER 2021

PERENCANAAN PROGRAM KERJA PERSPEKTIF GENDER: Studi Kasus Bidang Pengolahan Hasil, Pasca Panen, Penyebaran Informasi dan Bidang Hortikultura Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sulawesi Selatan

Fadilah Nurdin (Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Sinjai)
Daeva Mubarika Raisa (Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Sinjai)
Mirnatul Qinayah (Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Sinjai)
Ahfandi Ahmad (Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Sinjai)
Sitti Bulkis (Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Hasanuddin)
Rahmadanih (Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Hasanuddin)



Article Info

Publish Date
31 Dec 2021

Abstract

Dalam kedudukan sebagai subjek pembangunan pria dan wanita mempunyai peranan yang sama dalam merencanakan, melaksanakan dan memantau hasil pembangunan, namun ternyata dalam hal pelaksanaannya masih banyak terjadi kesenjangan-kesenjangan. Gender Analisis Pathway (GAP) merupakan alat untuk mengetahui kesenjangan gender dalam program-program pembangunan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perencanaan program kerja responsif gender dan menganalisis hubungan antara perencanaan dengan indikator kesetaraan dan keadilan gender. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan lokasi penelitian di Bidang Pengolahan Hasil, Pasca Panen, Penyebaran Informasi dan Bidang Hortikultura Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sulawesi Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari sisi bahasa/pernyataan Kebijakan/Program/Kegiatan dan Output masih netral gender yaitu belum menunjukkan adanya keberpihakan kepada laki-laki dan perempuan, tetapi pada saat pelaksanaan kegiatan sudah terlihat laki-laki dan perempuan yang terlibat dalam kegiatan. Adanya kesenjangan dalam peran kontrol khususnya kegiatan yang melibatkan kelompok tani. Laki-laki/suami dianggap sudah mewakili posisi perempuan atau istrinya dalam berbagai kegiatan. Faktor sosial seperti perempuan kebanyakan diam di rumah menjadi ibu rumah tangga sehingga rasa malas mengikuti organisasi timbul dikalangan perempuan. Adapun faktor ekonomi ada sebagian ibu-ibu yang berdagang di rumahnya memungkinkan untuk tidak mengikuti kegiatan khususnya keterlibatan dalam kelompok tani.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

agribisnis

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Economics, Econometrics & Finance Environmental Science Social Sciences

Description

Tarjih: Agribusiness Development Journal resmi terdaftar di Pusat Data dan Dokumentasi Ilmiah (PDDI), Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia dengan Nomor ISSN 2798 - 0782 (online). Mulai tahun 2021. Tarjih: Agribusiness Development Journal akan terbit dua kali dalam setahun (Juni, dan Desember). Semua ...