KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Vol 2 No 1 (2022): KARYA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat

MENTORING PEMBERDAYAAN SDM DALAM PEMBUATAN KAMPUNG TOGA MENUJU DESA WISATA DI KELURAHAN KAPASAN, KOTA SURABAYA

Heidy Arviani (Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur)
Sherly Yoland Artamevia Saputra (Program Studi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, UPN “Veteran” Jawa Timur)
Linar Aprillia Vinka Tasya (Program Studi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, UPN “Veteran” Jawa Timur)
Satria Ikhtara Rizki (Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, UPN “Veteran” Jawa Timur)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2022

Abstract

Jalan Kapasan yang terletak di Surabaya, Jawa Timur terkenal dengan pusat pembelanjaan terutama perdagangan kain. Dengan image wilayah Kapasan yang seperti itu, mahasiswa KKNT 79 UPN Veteran Jawa Timur berkoordinir dengan warga sekitar Kapasan RW 05 ingin menciptakan icon baru. Desa wisata adalah desa yang dijadikan tempat wisata karena daya tarik yang dimilikinya. Desa wisata merupakan suatu bentuk integrasi antara atraksi, akomodasi dan fasilitas pendukung. Desa wisata disajikan dalam suatu struktur kehidupan masyarakat yang menyatu dengan tata cara dan tradisi yang berlaku. Desa wisata biasanya memenuhi semua unsur wisata yang memiliki potensi daya tarik, seperti wisata alam, wisata budaya, dan wisata hasil buatan manusia. Desa wisata biasanya dibuat di satu kawasan tertentu dengan didukung oleh atraksi, akomodasi, dan fasilitas lainnya. Desa wisata secara keseluruhan mengintegrasikan semua unsur tersebut di suatu desa, untuk mengangkat keunikan dan kearifan lokal setempat. Kegiatan yang kami lakukan yakni memanfaatkan lahan yang tersedia untuk dijadikan taman. Keberadaan taman ini tidak hanya bertujuan membuat suasana kota semakin sejuk karna oksigen yang dikandung, tetapi juga ingin mengangkat wilayah kapasan juga dikenal sebagai Kampung TOGA yang memiliki karakter nantinya. Menurut hakikatnya TOGA adalah tanaman berkhasiat yang ditanam di lahan pekarangan dan dikelola oleh keluarga. Menurut Harjono, DKK (2017), tanaman TOGA berasal dari budidaya skala rumahan dan telah terbukti memiliki manfaat meningkatkan kesehatan baik sebagai tindakan pencegahan maupun sebagai pengobatan dan pengobatan. Tanaman TOGA menghasilkan obat-obatan tradisional yang dibuat sendiri untuk memenuhi kebutuhan. Salah satu yang terpenting dalam pengelolahan dan pengembangan di berbagai bidang adalah sumber daya manusia. Peningkatan sumber daya manusia dapat dilakukan melalui berbagai kegiatan dan program. Tujuan kegiatan ini yaitu untuk meningkatkan kualitas SDM kampung Kapasan. Sebagai hasil dari kegiatan pendampingan ini maka telah dilakukan beberapa kegiatan seperti workshop budidaya dan pemanfaatan TOGA, pendampingan penanaman, pembentukan kader Surabaya Hebat, serta Branding Kampung TOGA. Kegiatan ini mendapat sambutan yang sangat yang baik, dapat dilihat dari antusiasme dan keaktifan peserta. Diharapkan keberhasilan progam ini berjalan hingga hasil dari tanaman TOGA dapat diolah dan diperjualbelikan sehingga meningkatkan ekonomi masyarakat.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

KARYA_JPM

Publisher

Subject

Humanities Education Languange, Linguistic, Communication & Media Public Health

Description

KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat ini merupakan wadah publikasi ilmiah di bidang pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh dosen maupun kelompok masyarakat lainnya. Jurnal ini menerima artikel hasil pengabdian kepada masyarakat pada multidisiplin penerapan iptek baik yang berbentuk ...