Pandemi Covid-19 merupakan kedaruratan kesehatan masyarakat. Pemerintah berupaya untuk memberikan kontribusi strategi penanganan Covid-19 dengan tidak mengesampingkan kegiatan perekonomian yang harus tetap berjalan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat partisipasi karyawan Bank terdampak Covid-19 terhadap Protokol Kesehatan dalam pelayanan Perbankan pada PT. Bank NTB Syari’ah Capem Kediri. Adapun permasalahan yang muncul adalah urgensi dualisme kondisi yaitu antara pelayanan perbankan yang harus dilakukan oleh PT. Bank NTB Syari’ah Capem Kediri dan Pandemi dihadapi, disinilah peran Protokol Kesehatan memiliki arti penting yang harus dijalankan oleh Pihak Perbankan agar kegiatan Pelayanan Perbankan tetap dapat terlaksana secara maksimal walau ditengah Pandemi yang mengancam. Peran karyawan Perbankan memiliki posisi yang sangat penting karena karyawan merupakan organ yang bersentuhan langsung dengan masyarakat (Nasabah) yang mana kondisi karyawan Bank yang harus berhadapan langsung dengan nasabah ini sangat rentan untuk tertular Covid-19 yang menjadi Pandemi. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, pada Kantor PT. Bank NTB Syari’ah Capem Kediri telah melakukan Protokol Kesehatan Covid-19 dengan prosedur sesuai ketentuan pemerintah dan ditindak lanjuti oleh Karyawan Bank untuk diterapkan dalam kegiatan Pelayanan Perbankan sesuai Perundang-undangan Negara Republik Indonesia.
Copyrights © 2022