Di negara kita telah tersedia berbagai sarana transportasi, baik itu berupa transportasi darat, transportasi laut,atau pun transportasi udara. Kawasan transportasi darat anjir (km.1 sare pulau-pulau kupang), perkembangannya sangat pesat hal ini akan mempunyai pengaruh terhadap tingkat layanan. Untuk menghitung perkerasan jalan terlebih dahulu kita menghitung LHR (Lalu lintas harian rata-rata), perhitungan lintas ekivalen permulaan (LEP), perhitungan lintas ekivalen akhir (LEA),perhitungan lintas ekivalen tengah (LET), perhitungan lintas ekivalen rencana (LER),menentukan factor regional, (DDT) dan CBR. Setelah itu harus diketahui juga nilai Ipo dan Ipt dan indeks tebal perkerasan (ITP). Hasil perhitugan menunjukkan LHR sebesar 8.0166513 ,maka dapat ditentukan kelas jalan yang digunakan adalah fungsi arteri jalan utama kelas 1. Perencanaan perkerasan lentur (flexible pavement) dengan menggunakan metode analisa komponen, pada CBR 10,05% dengan susunan lapisan: Laston =10, Batu pecah (Kelas A) =15, Sirtu/Pitrun (KelasA) =20. Hasil Perencanaan drainase menghasilkan perhitungan saluran berbentuk persegi dengan dimensi lebar penampang saluran (b) = 0,5 m,tinggi penampang saluran (h) = 0,8, tinggi jagaan (w) = 0,3 m, dengan dimensi tersebut saluran dinyatakan aman karena nilai Q saluran lebih besar dari Q rancangan. Kata kunci: Perencanaan jalan, saluran drainase, Kuala Kapuas – Kalimantan Tengah
Copyrights © 2017