Abstrak : Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis peserta didik dalam menyelesaikan soal cerita matematika ditinjau dari motivasi belajar. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Penelitian dilaksanakan di SMP Zainul Hasan 1 Genggong. Subjek penelitian terdiri dari empat peserta didik yang dipilih sesuai tingkat motivasi belajar. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket, tes, dan wawancara. Hasil wawancara menunjukkan bahwa: 1) subjek dengan kategori motivasi belajar tinggi mampu memenuhi semua indikator kemampuan berpikir kritis, sehingga subjek kategori motivasi belajar tinggi juga memiliki kemampuan berpikir kritis yang tinggi, 2) subjek dengan kategori motivasi belajar sedang hanya mampu memenuhi empat indikator, yaitu: fokus (focus), alasan (reason), situasi (situation), dan tinjau ulang (overview), sehingga subjek dengan kategori motivasi belajar sedang memiliki kemampuan berpikir kritis sedang, 3) subjek dengan kategori motivasi belajar rendah hanya mampu memenuhi tiga indikator, yaitu: fokus (focus), situasi (situation), dan tinjau ulang (overview), sehingga subjek dengan kategori motivasi belajar rendah memiliki kemampuan berpikir kritis yang rendah juga.Kata kunci: kemampuan berpikir kritis, soal cerita matematika, motivasi belajar, sistem persamaan linier dua variabel (SPLDV)
Copyrights © 2021