Tedc
Vol 11 No 2 (2017): Jurnal TEDC

IDENTIFIKASI FORMALIN PADA IKAN LAUT YANG DIJUAL DI PASAR ANTRI CIMAHI

Cengristitama . (Unknown)
Yuanita Intan Purnama Sari (Unknown)



Article Info

Publish Date
11 Jul 2019

Abstract

Formalin atau formaldehid merupakan bahan tambahan kimia yang efisien, tetapi dilarang ditambahkan pada bahan pangan (makanan), tetapi ada kemungkinan formalin digunakan dalam pengawetan susu, tahu, mie, ikan asin, ikan basah, dan produk pangan lainnya. Formalin sangat berbahaya jika dihirup dan mengenai kulit apalagi tertelan.Jika dikonsumsi dalam jangka panjang maka formalin dapat merusak hati, ginjal, limpa, pankreas, dan organ lainnya di dalam tubuh.Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi ada tidaknya kandungan formalin yang terdapat di dalam ikan laut yang dijual di Pasar Antri Kota Cimahi dengan menggunakan uji kualitatif metode asam kromatropat.Penelitian dilakukan dengan menimbang sampel sebanyak 10 gram, kemudian sampel dihaluskan dan dicampurkan dengan aquadest sebanyak 25 ml hingga larut.Setelah itu ditambahkan 1 ml H3PO4 pekat dan didestilasi hingga menghasilkan destilat dari sampel ikan.Hasil destilat diambil 1 ml dan ditambahkan 5 ml larutan pereaksi, kemudian sampel dimasukkan pada penangas air selama 15 menit hingga terbentuk perubahan warna menjadi ungu. Sampel yang digunakan dalam penelitian adalah sembilan sampel ikan laut yang dijual di Pasar Antri Cimahi, sampel tersebut terdiri dari tiga sampel ikan tongkol, tiga sampel ikan kembung, dan tiga sampel ikan bawal. Hasil dari penelitian didapatkan bahwa semua sampel mengandung formalin yang ditandai dengan terjadinya perubahan warna sampel menjadi ungu tua. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di Laboratorium Teknik Kimia Politeknik TEDC Bandung, maka dapat disimpulkan bahwa ketiga macam sampel yang diteliti yaitu tiga ikan tongkol, tiga ikan bawal, dan tiga ikan kembung yang dijual di pasar Antri Cimahi, hasilnya mengandung formalin.

Copyrights © 2017