Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kehamilan usia remaja dengan kejadian bayi berat lahir rendah.Metode: Penelitian berbasis data kohort retrospektif puskesmas, 197 kelompok studi dari ibu hamil remaja dan 197 kelompok kontrol dari ibu hamil dewasa.Hasil: Kehamilan pada ibu usia remaja meningkatkan risiko bayi berat lahir rendah daripada ibu usia dewasa. Faktor luar yang berhubungan terdiri dari kekurangan energi kronik, anemia dan kunjungan antenatal care. Sementara tingkat pendidikan dan hipertensi tidak berhubungan.Kesimpulan: Ibu usia remaja harus intensif merawat kehamilan dengan mengukur lingkar lengan atas dan hemoglobin secara teratur untuk mencegah terjadinya kekurangan energi kronik dan anemia.
Copyrights © 2016