Berita Kedokteran Masyarakat
Vol 34, No 11 (2018): Proceedings of the 4th UGM Public Health Symposium

Kajian Kasus Difteri di Desa Walitelon Utara, Kecamatan Temanggung Kabupaten Temanggung, Tahun 2018

Gumson Josua Tampubolon (Departemen Biostatisik, Epidemiologi, dan Kesehatan Populasi, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan, Universitas Gadjah Mada)
Antonius AG (Departemen Biostatisik, Epidemiologi, dan Kesehatan Populasi, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan, Universitas Gadjah Mada)
Theodola Baning Rahayujati (Dinas Kesehatan Kabupaten Kulonprogo)
Henny Indriyanti (Departemen Biostatisik, Epidemiologi, dan Kesehatan Populasi, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan, Universitas Gadjah Mada)



Article Info

Publish Date
12 Dec 2018

Abstract

Pendahuluan: Pada hari Selasa, 03 Juli 2018 Dinas Kesehatan Kabupaten Temanggung mendapat laporan adanya 1 kasus dengan gejala difteri yang dirawat di RSUD Temanggung. Penyelidikan dilakukan untuk memastikan adanya KLB dan upaya penanggulangannya. Metode: Deskriptif kualitatif dengan pendekatan study kasus. Kasus adalah orang dengan gejala panas ±38°C, pseudomembran, bullneck, pilek, dan sulit menelan. Data dikumpulkan dengan kuesioner, wawancara dan obeservasi. Pengambilan spesimen dilakukan terhadap kontak langsung dengan kasus yaitu orang tua, saudara, keluarga dan petugas rumah sakit sebanyak 44 spesimen dari 33 orang untuk pemeriksaan laboratorium. Faktor risiko yang diamati adalah riwayat kontak, riwayat bepergian dan status imunisasi. Hasil: Terjadi KLB Difteri dengan total dua (2) kasus (1 confirm dan 1 probable ( berusia 4,5 dan 13 tahun. Kedua kasus tersebut tidak mempunyai riwayat imunisasi DPT. Kasus pertama terjadi 30 Juni 2018, jika dihitung dari masa inkubasi terpanjang (5 hari), maka diperkirakan paparan terjadi  25 Juni 2018, pada masa inkubasi ini kasus berada dirumah dan melakukan aktifitas dalam lingkungan rumah dan jika dilihat dalam inkubasi terpendek (2 hari) maka paparan Corynebacterium Diphtheriae diperkirakan terjadi pada tanggal 28 Juni 2018. Pada tanggal 27-28 Juni 2018 kasus pertama mempunyai riwayat bepergian ke Banjarnegara dan objek wisata Dieng. Hasil PE di wilayah tempat tinggal kasus dan di Banjarnegara tidak ditemukan kasus/suspect difteri pada keluarga yang dikunjungi ataupun masyarakat sekitar. Cara penularan pada kasus kedua adalah dengan kontak langsung dengan penderita Difteri kasus pertama (adik) dengan waktu paparan kejadian mulai tanggal 30 Juni-02 Juli 2018. Hasil laboratorium yang dilakukan pada 44 spesimen menunjukkan hasil negatif. Simpulan: Telah terjadi KLB Difteri di Desa Walitelon Utara, Kecamatan Temanggung pada 30 Juni 2018 sampai dengan 14 Juli 2018 dengan index case adik Yfa. Cara penularan melalui kontak dengan penderita di lingkungan rumah dan tidak mendapatkan imunisasi. Profilaksis dan ORI adalah upaya dilakukan untuk penguatan dan upaya pencegahan.

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

bkm

Publisher

Subject

Nursing Public Health

Description

Berita Kedokteran Masyarakat (BKM Public Health and Community Medicine) is a peer-reviewed and open access journal that deals with the fields of public health and public medicine. The topics of the article will be grouped according to the main message of the author. This focus covers areas and scope ...