Kebijakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) selama pandemi COVID-19 menimbulkan masalah baru bagi pendidikan. Penyelenggaraan pendidikan dan pembelajaran telah mengalami perubahan yang drastis. Pembelajaran tidak lagi menggunakan pertemuan konvensional tatap muka, tetapi mulai diintegrasikan dengan pembelajaran online. Maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana keefektifan penerapan blended learning pada pembelajaran bahasa Inggris di SMK Negeri 2 Bangli. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah guru Bahasa Inggris kelas X,XI,XII SMK Negeri 2 Bangli yang melaksanakan pembelajaran jarak jauh dengan metode blended learning. Dalam penelitian ini metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi yang baik antara guru, siswa, dan orang tua dapat mengatasi masalah dalam mengadaptasi metode blended learning pada saat pandemi. Penerapan metode blended learning dalam pembelajaran Bahasa Inggris menuntut guru untuk kreatif dalam menyediakan platform pembelajaran Bahasa Inggris berupa link YouTube, video atau powerpoint. Keaktifan siswa di dalam pertemuan viaGoogle Meet dan orang tua yang mendukung siswa selama pembelajaran online sangat membantu kemajuan siswa.
Copyrights © 2022