Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh penggunaan model hybrid learning terhadap peningkatan hasil belajar siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen bentuk Two Group pretest-posttest design. Rancangan eksperimen yang dilakukan pada dua kelompok berbeda yang mendapatkan latihan yang berbeda. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah: (1) lembar Observasi; digunakan dalam mengukur keterlaksanaan proses pembelajaran selama penerapan model Hybrid Learning pada mata pelajaran fiqih; dan (2) Butir Tes high order thingking skills (HOTS); digunakan dalam mengukur hasil belajar pada mata pelajaran fiqih. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII MTsN 9 Madiun sebanyak 185 siswa. Stratified random sampling digunakan dalam penelitian ini karena pengambilan anggota sampel dari populasi dilakukan dengan memperhatikan strata VIII-1 dan VIII-2 masing-masing 36 siswa. Teknik analisis data menggunakan independent sample t test. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan model Hybrid Learning terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran fiqih di MTsN 9 Madiun. Siswa yang belajar menggunakan model hybrid learning (83,750) memperoleh skor hasil belajar yang lebih tinggi secara signifikan dibanding siswa yang menggunakan model pembelajaran secara konvensional (79,766).
Copyrights © 2022