Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi miskonsepsi siswa pada konsep suhu dan kalor serta mendeskripsikan profil miskonsepsi yang terjadi. Subjek penelitian yang digunakan adalah siswa SMP Negeri 1 Ketapang kelas VII D sebanyak 30 orang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes diagnostik dengan metode CRI (Certainty of Response Index) berbentuk pilihan ganda. Berdasarkan hasil tes, siswa dikelompokkan menjadi 3 kategori, yaitu paham konsep (PK), tidak paham konsep (TPK), dan miskonsepsi (M). Persentase siswa yang paham konsep sebesar 15,33%, tidak paham konsep sebesar 30,67%, miskonsepsi sebesar 54,00%. Persentase miskonsepsi tertinggi terjadi pada sub konsep perbedaan suhu dan kalor yaitu sebesar 57%.
Copyrights © 2018