Jurnal Kewarganegaraan
Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022

Gerakan Pencegahan Stunting Melalui Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dan Vitamin A pada Balita di Desa Tambusai Batang Dui Kabupaten Bengkalis

Daeng Ayub (Universitas Riau)
Muhammad Abdul Khalik (Universitas Riau)
Dodi Tri Putra Sitompul (Universitas Riau)
Olfin Trianda (Universitas Riau)
Wilda Shania Sinaga (Universitas Riau)
Ranti Ramadhani (Universitas Riau)
Rabella Ebrilla (Universitas Riau)
Gabriella Dina Patricya (Universitas Riau)
Putri Dwi Ardiana (Universitas Riau)
Khairunnisa Harjono (Universitas Riau)



Article Info

Publish Date
21 Sep 2022

Abstract

Abstrak Stunting merupakan suatu keadaan kurangnya gizi kronis dalam proses kembang dan tumbuh yang dimulai dari janin. Stunting ditandai dengan anak yang masih dalam kandungan hingga berusia 2 tahun. Sehingga anak dikatakan terlalu pendek untuk usianya dan memiliki keterlambatan dalam berpikir. Stunting akan menjadi salah satu faktor penyebab meningkatnya kematian, menurunnya kognitif anak, kemampuan IQ dan rendahnya perkembangan motorik pada anak dan ada pun tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah setelah pemberian PMT, Vitamin A, dan arahan tentang stunting diharapkan keluarga balita desa Tambusai Batang Dui Kecamatan Bathin Solapan Kabupaten Bengkalis mendapat Pengetahuan seputar stunting pada masa pertumbuhan balita. Kegiatan ini mengguakan metode ceramah dan sesi tanya jawab tentang stunting yang dilakukan di posyandu di Desa Tambusai Batang Dui. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah Ibu balita mendapatkan pengetahuan tentang stunting, sehingga dapat mengurangi populasi stunting. Dalam kegiatan ini bisa memberikan manfaat bagi Ibu balita dan menambah ilmu tentang stunting, ini bisa diketahui melalui sesi tanya jawab dengan ibu balita setelah selesai kegiatan. Kata Kunci: Stunting, Balita, Vitamin A Abstract Stunting is a condition of chronic malnutrition during development and growth emanating from the fetus. Stunting is characteristic of children who remain in the womb until they are two years old. The child is said to be too young for his age and to have delayed thinking. Stunting will be one of the factors leading to increased child mortality, decreased cognitive ability, decreased IQ ability, and decreased motor skills. Hope Families of infants in Thanbusay Batang Dui Village, Bating Sorapang District, Benkali District have learned about infant stunting. This activity adopts a lecture and question-and-answer format on stunting in Poshandu, Tambuxay Batang Dui village. The outcome of this activity is that mothers of young children can gain knowledge about stunting and reduce the stunting population. This activity can provide benefits to mothers of young children and increase their knowledge of stunting. This can be learned through a question and answer session with the infant's mother after the activity. Keywords: Stunting, Toddler, Vitamin A

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

pkn

Publisher

Subject

Education Social Sciences Other

Description

Jurnal Kewarganegaraan is published 2 times in 1 year in June and December. The scope of the article includes: 1. Pancasila Education 2. Citizenship Education 3. Social Sciences 4. Politic 5. ...