AbstrakLunturnya nilai-nilai Pancasila di tengah generasi muda pada era globalisasi mengakibatkan perlahan eksistensi Pancasila sebagai ideologi dan pandangan hidup bangsa hilang dari segenap jiwa masyarakat Indonesia. Perilaku masyarakat yang semakin jauh dari nilai-nilai serta norma dalam Pancasila menjadi tantangan yang cukup serius yang dihadapi bangsa saat ini. Perlu dilakukan sebuah upaya untuk mengatasi persoalan tersebut yaitu dengan menyelamatkan moral generasi muda dari pengaruh disrupsi yang mengancam kebudayaan bangsa. Penguatan nilai Pancasila yang diberikan sejak usia dini yaitu usia sekolah dasar dapat menjadi sebuah pencegahan untuk mengembalikan nilai, norma serta kebudayaan yang terkandung dalam setiap butir Pancasila agar terinternalisasi dalam segenap jiwa dan kehidupan masyarakat Indonesia.Kata Kunci: Pancasila, Sekolah Dasar, Kebudayaan AbstractThe fading of Pancasila values among the younger generation in the era of globalization has resulted in the slowly disappearing existence of Pancasila as the nation's ideology and way of life from all the souls of the Indonesian people. The behavior of people who are increasingly far from the values and norms in Pancasila is a serious challenge facing the nation today. An effort needs to be made to overcome this problem, namely by saving the morale of the younger generation from the influence of disruption that threatens the nation's culture. Strengthening the values of Pancasila given from an early age, namely elementary school age, can be a prevention to restore the values, norms and culture contained in each item of Pancasila so that they are internalized in all the souls and lives of Indonesian people.Keywords: Pancasila, Elementary School, Culture
Copyrights © 2022