Farina Trias Alwasi
Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Penguatan Nilai Pancasila Pada Siswa Sekolah Dasar Di Tengah Era Disrupsi Budaya Farina Trias Alwasi; Dinie Anggraenie Dewi
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (627.585 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2661

Abstract

AbstrakLunturnya nilai-nilai Pancasila di tengah generasi muda pada era globalisasi mengakibatkan perlahan eksistensi Pancasila sebagai ideologi dan pandangan hidup bangsa hilang dari segenap jiwa masyarakat Indonesia. Perilaku masyarakat yang semakin jauh dari nilai-nilai serta norma dalam Pancasila menjadi tantangan yang cukup serius yang dihadapi bangsa saat ini. Perlu dilakukan sebuah upaya untuk mengatasi persoalan tersebut yaitu dengan menyelamatkan moral generasi muda dari pengaruh disrupsi yang mengancam kebudayaan bangsa. Penguatan nilai Pancasila yang diberikan sejak usia dini yaitu usia sekolah dasar dapat menjadi sebuah pencegahan untuk mengembalikan nilai, norma serta kebudayaan yang terkandung dalam  setiap butir Pancasila agar terinternalisasi dalam segenap jiwa dan kehidupan masyarakat Indonesia.Kata Kunci: Pancasila, Sekolah Dasar, Kebudayaan AbstractThe fading of Pancasila values among the younger generation in the era of globalization has resulted in the slowly disappearing existence of Pancasila as the nation's ideology and way of life from all the souls of the Indonesian people. The behavior of people who are increasingly far from the values and norms in Pancasila is a serious challenge facing the nation today. An effort needs to be made to overcome this problem, namely by saving the morale of the younger generation from the influence of disruption that threatens the nation's culture. Strengthening the values of Pancasila given from an early age, namely elementary school age, can be a prevention to restore the values, norms and culture contained in each item of Pancasila so that they are internalized in all the souls and lives of Indonesian people.Keywords: Pancasila, Elementary School, Culture
PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN PUZZLE BANGUN DATAR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS 1 PADA MATERI MENYUSUN DAN MENGURAI BANGUN DATAR Farina Trias Alwasi; Shalaisa Saputri; Widianti Nurohmah; Komariah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 2 (2023): Volume 09 No 02, Juni 2023
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v9i2.922

Abstract

Pembelajaran di Sekolah Dasar terutama pada anak kelas 1 memerlukan media konkret agar pembelajaran dapat tersampaikan dengan baik serta peserta didik dapat memahami pembelajaran dengan mudah . Berdasarkan hasil observasi ditemukan permasalahan pada pembelajaran matematika geometri fase A kelas 1 materi membentuk dan mengurai bangun datar yaitu kurangnya media yang menunjang pembelajaran geometri pada materi tersebut sehingga penguasaan peserta didik terhadap materi masih kurang maksimal. Berdasarkan permalasahan tersebut peneliti melakukan penelitian terhadap penggunaan media Puzzle Bangun Datar, dengan tujuan untuk mengetahui hasil belajar peserta didik pada materi membentuk dan mengurari bangun datar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi dan hasil evaluasi peserta didik. Data hasil belajar yang telah diperoleh yakni rata-rata nilai sebesar 77,6 dengan nilai tertinggi 100 dan nilai terendah 30 , dengan hasil data tersebut dikatakan bahwa kemampuan peserta didik dalam materi membentuk dan mengurai bangun datar menggunakan media Puzzle Bangun Datar sangat bervariasi sehingga perlu dilakukan pengembangan media lebih lanjut agar penggunaan media lebih efektif dan lebih meningkatkan hasil belajar peserta didik.
GREEN EDUCATION DI SEKOLAH DASAR DALAM UPAYA MENGEMBANGKAN SIKAP PEDULI LINGKUNGAN MENUJU GREEN ECONOMY Farina Trias Alwasi; Elsa Aulia Fadhilah; Widianti Nurohmah; Tin Rustini
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 5 (2023): Volume 09 No. 05 Desember 2023
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v9i5.2372

Abstract

Economic growth and environmental sustainability are challenges facing modern society. Environmentally based education (Green Education) needs to be implemented to build an attitude of caring for the environment, as well as prepare students to face future challenges, namely by turning students into citizens who can utilize natural resources wisely in economic activities without causing environmental problems. The type of data from this research is qualitative data using the literature study method. The research results show that instilling green education in students aims to develop and train students to be able to care for and protect the environment from an early age. Schools have an important role in supporting the implementation of green education by integrating it into the curriculum, establishing a sustainable lifestyle, increasing awareness about the environment, and developing collaboration with the government and business actors. Green education is expected to be an effort to prepare students for a green economy, namely by changing behavior, honing skills and environmentally friendly entrepreneurship.
Analisis Pelaksanaan Ekstrakurikuler di Sekolah Dasar Negeri dan Swasta Farina Trias Alwasi; Widianti Nurohmah; Syafa Herdiani; Reska Widyaksana Nugraha
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 1: Desember 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v3i1.2621

Abstract

Pelaksanaan ekstrakurikuler harus dilaksanakan terutama di sekolah dasar. Kegiatan ekstrakurikuler memegang peranan penting dalam pendidikan karena memberi kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan berbagai aspek potensi serta kepribadiannya diluar jam sekolah biasa. Pelaksanaan ekstrakurikuler di setiap sekolah dasar pasti memiliki perbedaan yang dipengaruhi oleh ketersediaan sarana prasarana, pelatih ekstrakurikuler, dan lingkungan sekolah. Begitupun dengan pelaksanaan ekstrakurikuler di Sekolah Negeri maupun Swasta memiliki perbedaan. Peneliti ingin menggali informasi terkait pelaksanaan ekstrakurikuler wajib dan pilihan yang telah terlaksana di SDN 251 Jamika dan di SD Dwi Amanat. Dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana kegiatan ekstrakurikuler yang dilaksanakan mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi dari kegiatan ekstrakurikuler yang telah dilaksanakan di sekolah tersebut. Jenis peneleitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan metode wawancara, observasi, dan studi literatur. Pengembangan ekstrakurikuler di SDN 251 Jamika lebih baik dibuktikan dengan ekstrakurikuler yang dilaksanakan lebih bervariasi sehingga dapat memfasilitasi perkembangan berbagai macam minat dan bakat peserta didik. Sedangkan di SD Dwi Amanat, ekstrakurikuler yang dilaksanakan hanya sedikit sehingga kurang memfasilitasi perkembangan berbagai macam minat dan bakat peserta didik.