Abstrak: Tingkat kecemasan pre-operasi tinggi terbukti meningkatkan hemodinamika pasien sehingga terjadi penundaan operasi. Tujuan penelitian mengetahui pengaruh pemberian edukasi persiapan pre-operatif melalui multimedia video terhadap tingkat kecemasan pada pasien pre-operasi elektif. Desain penelitian menggunakan quasi eksperimental dengan pendekatan one group pre-test post-test design with control group. Variabel penelitian adalah video edukasi pre-operatif dan tingkat kecemasan. Metode pengambilan sampel yaitu purposive sampling dengan 32 responden sebagai sampel sesuai kriteria inklusi dengan 16 responden pada masing-masing kelompok. Uji paired t-test membandingkan rata-rata 2 sampel berpasangan. Uji independent t-test membandingkan 2 sampel tidak berpasangan. Ada pengaruh pemberian edukasi persiapan pre-operatif melalui multimedia video terhadap tingkat kecemasan pada pasien pre-operasi elektif dengan p-value = 0,000 pada paired t-test kelompok perlakuan, sedangkan pada kelompok kontrol menunjukkan p-value = 0,000. Uji independent t-test pra-intervensi menunjukkan p-value = 0,721, sedangkan post-intervensi menunjukkan p-value = 0,000. Edukasi melalui video dapat menurunkan kecemasan pre-operatif secara signifikan karena memanfaatkan lebih banyak indra. Informasi lebih mudah terserap melalui lobus frontal dan jalur korteks, menambah tingkat pengetahuan sehingga menurunkan kecemasan.
Copyrights © 2022