Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses berpikir kreatif siswa dalam memecahkan masalah matematika ditinjau dari gaya kognitif field dependent dan field independent pada materi spldv. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah empat siswa kelas VIII D SMP Negeri 2 Kesesi tahun ajaran 2021/2022. Ada 2 siswa dengan gaya kognitif field independent dan 2 siswa gaya kognitif field dependent. Penentuan subjek dilakukan dengan GEFT (Group Embedded Figures Test). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan data tertulis pada tes pemecahan masalah dan wawancara. Tes pemecahan masalah disesuaikan dengan indikator Silver (1997) yaitu kefasihan, fleksibilitas dan kebaruan. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik pemeriksaan keabsahan data dengan menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa dengan gaya kognitif field independent memenuhi semua indikator berpikir kreatif siswa yaitu kefasihan, fleksibilitas dan kebaruan. Sedangkan untuk siswa dengan gaya kognitif field dependent hanya memenuhi indikator kefasihan dan fleksibilitas saja.
Copyrights © 2022