Perkembangan motorik pada anak usia dini sering mengalami masalah keterlambatan. Diantaranya anak mengalami keterlambatan motorik kasar yaitu terlambat berjalan. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tumbuh kembang anak, penyebab keterlambatan, peran orang tua dalam memberikan stimulasi, perbandingan dengan anak seusianya, serta upaya yang telah dilakukan. Metode penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif digunakan dalam penelitian ini dengan subjek yang diteliti meliputi anak yang mengalami keterlambatan berjalan, anak yang seusia dengan yang mengalami keterlambatan berjalan, dan orang tua dari kedua anak tersebut. Observasi, wawancara, dan dokumentasi dilaksanakan untuk mengumpulkan data. Teknik untuk memeriksa kesesuaian antara data dan hasil wawancara yaitu menggunakan teknik triangulasi yang digunakan untuk mereduksi hasil data, memaparkan hasil data, memberikan kesimpulan, dan memverifikasi hasil data. Temuan dari wawancara ditemukan bahwa orangtua memberikan stimulasi pada anak yang mengalami terlambat berjalan belum optimal. Orang tua tersebut menggunakan alat bantu berjalan sebagai cara menstimulasi motorik kasar anak, namun tidak memberikannya secara optimal.
Copyrights © 2022