Masalah utama dalam penelitian ini ialah bagaimana Kesenjangan Sosial dalam puisi Mata Luka Sengkon Karta karya Peri Sandi Huizche. Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan mendeskripsikan makna puisi Mata Luka Sengkon Karta karya Peri Sandi Huizche dengan menggunakan teori Sosiologi Sastra Marxis. Jenis penelitian ini termasuk penelitian deskriptif Kualitatif dengan menghasilkan data deskriptif berupa kata, kalimat maupun frasa. Data dalam penelitian ini berupa Teknik pengumpulan data dilakukan dengan Teknik menyimak, mencatat, membaca dan memahami. Hasil penelitian ini menampilkan bahwa data yang ditemukan dalam puisi Mata Luka Sengkon Karta karya Peri Sandi Huizche sebanyak tiga data yang dikontekstualisasikan dengan Sosiologi Sastra Marxis. Dalam Sosiologi Sastra Marxis, Marx menawarkan empat konsep untuk menambah wawasan dalam memahami sebuah karya, yakni infrastruktur, suprastruktur, ideologi dan pertentangan kelas. Dengan penerapan konsep Marx dalam puisi Mata Luka Sengkon Karta karya Peri Sandi Huizche maka dipahami bahwa puisi tersebut merupakan fenonema sosial dan hukum yang tidak seimbang yang digambarkan oleh penyair secara tersirat melalui ungkapan-ungkapan secara simbolik. Adanya puisi ini sebagai bentuk kritik sosial dan aspirasi kepada rakyat kecil yang tertindas yang berfungsi sebagai refleksi atas kesadaran dan kenyataan untuk menegakkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Copyrights © 2022