Kabupaten Bintan menduduki peringkat ke-3 kasus stunting di Provinsi Kepulauan Riau dengan prevalensi 20% berdasarkan data SSGI Tahun 2021. Untuk Desa Pengudang sendiri memiliki angka kejadian stunting sebanyak 7 kasus. Untuk menurunkan angka stunting dilakukan pendekatan melalui intervensi Gizi sensitf melalui program Desa Stop Buang Air Besar Sembarangan (Stop BABS) atau Open Defecation Free (ODF). Desa Pengudang termasuk salah satu desa yang sebagian masyarakatnya masih belum Stop Buang Air Besar Sembarangan. Masih ada masyarakatnya yang memanfaatkan kebun, semak dan parit sebagai tempat buang air besar. Selain karena kebiasaan, pengetahuan dan ekonomi menjadi faktor yang menyebabkan masyarakat Desa Pengudang masih belum stop Buang Air Besar Sembarangan. Selain itu persepsi masyarakat terhadap program adalah mereka menerima sesuatu dari pemerintah. Sedikit kesulitan ketika program tersebut mengharapkan partisipasi masyarakat. Karenanya kegiatan yang dilakukan untuk merubah perilaku masyarakat dalam buang air besar sembarangan dilakukan dengan penyediaan jamban sehat, sehingga diharapkan masyarakat dapat berubah perilakunya dari buang air besar sembarangan menjadi stop Buang Air Besar Sembarangan dan menjadi contoh bagi masyarakat lainnya. Tersedianya jamban sehat bagi masyarakat di RT. 06 Dusun 2 diharapkan dapat mempercepat proses Desa Pengudang Stop Buang Air Besar Sembarangan.
Copyrights © 2022