Stunting atau kondisi gagal tumbuh merupakan masalah gizi utama di Indonesia. Permasalahan stunting pada balita berhubungan dengan kemiskinan masyarakat. Prevalensi stunting balita Indoensia pada tahun 2015 sebesar 36,4%. Hal ini menjelaskan bahwa sekitar 8,8 juta balita mengalami masalah tinggi badan dibawah standar sesuai usianya. Organisasi Kesehatan dunia menyatakan sekitar 20% kejadian stunting terjadi pada saat bayi berada dalam kandungan. penyebabnya antara lain asupan makanan ibu selama hamil yang kurang bergizi sehingga nutrisi janin sedikit yang erat kaitannya dengan kemiskinan. Factor penyebab lainnya yaitu MPASI ( Makanan Pendamping Asi) bayi usia dibawah 2 tahun yang kurang berkualitas, akses pelayanan Kesehatan yang terbatas, serta kurangnya pengetahuan ibu mengenai makanan bergizi. Sosialisasi mengenai Stunting di Desa Helumo merupakan salah satu kegiatan pelaksanaan program kerja Mahasiswa KKNT Periode II. Adapun Tujuan dari diadakan sosialisasi Stunting ini sebagai upaya peningkatan pengetahuan masyarakat terutama ibu hamil terhadap pencegahan stunting pada balita.
Copyrights © 2022